Optimalisasi Produktivitas Lahan Pertanian Desa Matesih melalui Sistem Tanam Tumpang Sari sebagai Wujud Pertanian Berkelanjutan
DOI:
https://doi.org/10.53299/ba-jpm.v6i1.3744Keywords:
Matesih, Tumpang Sari, Pemberdayaan, Optimalisasi, Pertanian BerkelanjutanAbstract
Kegiatan pengabdian ini diarahkan pada optimalisasi lahan pertanian Desa Matesih melalui program pemberdayaan masyarakat dengan penerapan sistem tanam tumpang sari sebagai upaya mendukung pertanian berkelanjutan. Aktivitas pertanian masyarakat di Desa Matesih, Karanganyar mayoritas diutamakan pada komoditas pangan dan hortikultura, namun pengelolaan lahan masih belum dilakukan secara efisien. Pola tanam monokultur menyebabkan pemanfaatan ruang dan sumber daya lahan kurang maksimal serta berdampak pada produktivitas hasil panen. Kondisi tersebut mendorong perlunya penerapan sistem budidaya yang lebih efektif dan berkelanjutan. Metode pengabdian ini menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi perencanaan program, observasi, serta pelaksanaan program melalui sosialisasi dan pelatihan. Pendekatan yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah Participatory Rural Appraisal (PRA) dengan melibatkan petani dan masyarakat secara aktif dalam setiap tahapan kegiatan. Pelaksanaan program dilakukan melalui empat tahap utama, meliputi penyuluhan mengenai konsep pertanian berkelanjutan dan sistem tumpang sari, pelatihan teknis penerapan pola tanam tumpang sari di lahan pertanian, pendampingan serta penguatan kolaborasi dengan BUMDes Matesih. Penerapan sistem tanam tumpang sari diharapkan dapat meningkatkan intensitas pemanfaatan lahan, menekan risiko kegagalan panen, serta meningkatkan pendapatan petani. Selain itu, program ini berkontribusi terhadap pencapaian SDGs, khususnya tujuan ke-2 terkait ketahanan pangan dan tujuan ke-13 mengenai aksi terhadap perubahan iklim melalui praktik pertanian yang ramah lingkungan.
References
Adhriana, A., Nurlaela, S., & Tustiyani, I. (2025). Evaluasi Penyuluhan Pertanian Perbanyakan Trichoderma sp. Di Kelompok Tani Tunas Tani Rukun, Tirtomartani, Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta. JMM - Jurnal Masyarakat Merdeka, 8(1), 71–77. https://doi.org/10.51213/jmm.v8i1.179
Al Muhandis, M. A., & Riyadi, A. (2023). Analisis Efektivitas Customer First Quality First Approach Pada Training Quality Dojo Dengan Metode Quasi Eksperimen One Group Pretest Posttest Design. JOURNAL OF APPLIED MULTIMEDIA AND NETWORKING, 7(2), 98–106. https://doi.org/10.30871/jamn.v7i2.6931
Farid, N., Ulinnuha, Z., & Oktaviani, E. (2024). Aplikasi Pola Tanam Tumpangsari Jeruk dan Cabai di Lahan Pertanian Pondok Pesantren Baitul Mukhlasin, Kebumen. PESARE: Jurnal Pengabdian Sains dan Rekayasa, 2(3), 302–313. https://doi.org/10.24815/pesare.v2i3.41311
Fauzan, S., Asy’ari, M. Y. Z., Sintya, B., Farah, A. N., Abdilla, M. Z., & Ulkhair, G. (2023). Pendampingan Masyarakat dalam Mengembangkan Edu Agrowisata Jeruk – Jeruk Menggunakan Metode PRA (Participatory Rural Appraisal). Jurnal Abdimas Pariwisata, 4(1), 7–14.
Hati, F. S., & Kurnia, A. (2023). Evaluasi Skor Pre-Test dan Post-Test Peserta Pelatihan Pelayanan Kontrasepsi bagi Dokter dan Bidan di Fasilitas Pelayanan Kesehatan di BKKBN Provinsi Jawa Tengah. Jurnal Edutrained : Jurnal Pendidikan dan Pelatihan, 7(1), 67–78. https://doi.org/10.37730/edutrained.v7i1.220
Hulu, Y. H., & Setiawan, A. W. (2022). Efektivitas penanaman tanaman jagung (Zea mays L.) dan kacang tanah (Arachis hypogaea L.) dengan metode tumpangsari. AGRILAND: Jurnal Ilmu Pertanian, 10(1), 1–11.
Kuntari, W., & Rasid, S. (2021). Perubahan Pola Tanam Monokultur Menjadi Tumpangsari (Studi Kasus Di Kelompok Tani Barokah Sejahtera Kabupaten Sukabumi). MAHATANI: Jurnal Agribisnis, 4(2), 446–459.
Mulu, M., Ngalu, R., & Lazar, F. L. (2020). Pola Tanam Tumpang Sari di Desa Satar Punda Barat, Kabupaten Manggarai Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Agrokreatif: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(1), 72–78. https://doi.org/10.29244/agrokreatif.6.1.72-78
Nuryana, R. S., Jatnika, D. C., & Firsanty, F. P. (2025). Efektivitas Sosialisasi Sebagai Pendekatan Partisipatif Dalam Program Sosial: Tinjauan Sistematis Literatur. SHARE Social Work Journal, 15(1), 35–47.
Prasmatiwi, F. E., Evizal, R., Nawansih, O., Rosanti, N., Qurniati, R., & Sanjaya, P. (2022). Keragaman Tanaman Dan Sumbangan Penerimaan Tumpangsari Kopi Dan Lada Di Kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung. Jurnal Agrotek Tropika, 10(2), 45. https://doi.org/10.23960/jat.v11i1.6476
Puabonga, P., Amiruddin, A., & Jasmin, R. (2024). Respon Pertumbuhan Tanaman Jagung Manis Zea Mays L. Dan Kacang Tanah Arachis hypogaea L. Dengan Aplikasi Pupuk Organik Difermentasi Dan Anorganik Dalam Sistem Tumpang Sari. PALLANGGA: Journal of Agriculture Science and Research, 2(2), 141–148. https://doi.org/10.56326/pallangga.v2i2.4321
Rahayu, Y. S., Wardiyati, T., & Maghfoer, Moch. D. (2021). Pengaruh sistem monokultur dan tumpangsari antara sayuran dan Crotalaria juncea L. terhadap akumulasi Pb, biomassa, dan hasil tanaman. AGROMIX, 12(2), 111–118. https://doi.org/10.35891/agx.v12i2.2583
Rosmiati, M., Sukmawati, D., & Sudrajat, A. (2021). Perbedaan Pendapatan Usahatani Tumpangsari Kentang dan Cabe Keriting dengan Kentang dan Tomat Di Kabupaten Garut. OrchidAgri, 1(2), 16–24. https://doi.org/10.35138/orchidagri.v1i2.249
Roza, D., Murniati, M., Yessi Fadriyanti, Suryarinilsih, Y., Zolla Amely Ilda, & Yuliva, Y. (2025). Peningkatan Pengetahuan Kader tentang HIV/AIDS melalui Pelatihan Kader. Abdi: Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 7(3), 734–741. https://doi.org/10.24036/abdi.v7i3.1228
Saputra, Y., Maulana, R., & Hadi, D. (2024). Mengkaji Sistem Tanam Tumpangsari Tanaman Hortikultura. SIMBIOSIS: Jurnal Sains Pertanian, 1(2), 64–70.
Sholeh, M. S., Ningsih, K., & Maimunah, S. (2023). Kelayakan Pola Tanam Monokultur Dan Tumpangsari Usahatani Tembakau Dengan Cabai (Di Desa Sumber Waru Kecamatan Waru, Pamekasan). Jurnal Paradigma Agribisnis, 6(1), 1–9.
Sulaeman, A., Bramasta, D., & Makhrus, M. (2023). Pemberdayaan Masyarakat dengan Pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA). Jurnal Literasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 2(2), 87–96. https://doi.org/10.61813/jlppm.v2i2.34
Suwarno, K., Tjokrodiningrat, S., & Melati, R. (2024). Budidaya Cabai Merah Sistem Tumpangsari Pada Lahan Pekarangan Di Kota Ternate. Jurnal Pertanian Khairun, 3(2), 63–67. https://doi.org/10.33387/jpk.v3i2.9375
Tarigan, K. E., & Simamora, R. M. (2024). Pengenalan Metode Wawancara Kelompok Focus Group Discussion (Fgd) Di Smp Anastasya: “Membangun Keterampilan Pemahaman Berdiskusi.” Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat, 4(1), 7–12. https://doi.org/10.54314/jpstm.v4i1.1814
Waluyo, E., Septian, A., Jerilian, E., Hidayat, I. N., Alfin, M., Prasetyo, T., & Sabilah, A. I. (2024). Analisis Data Sample Menggunakan Uji Hipotesis Penelitian Perbandingan Menggunakan Uji Anova Dan Uji T. JEBI: Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 2(6), 775–785.
Yulianti, Y., Ahmad, R. S., & Torro, S. (2023). Pengaruh Pretest Dan Posttest Terhadap Motivasi Belajar Sosiologi Pada Siswa Kelas XI IPS Di UPT SMA Negeri 2 Jeneponto. JURNAL PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL (JUPENDIS), 2(1), 236–245. https://doi.org/10.54066/jupendis.v2i1.1211
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.











