Internalisasi Nilai Tauhid sebagai Penguatan Spiritual Resilience Pekerja Migran Indonesia di Tempat Singgah Sementara KBRI Brunei Darussalam pada Momentum Ramadan
DOI:
https://doi.org/10.53299/ba-jpm.v6i1.4015Keywords:
Tauhid, Spiritual Resilience, Pekerja Migran Indonesia, TSSAbstract
Mobilitas Pekerja Migran Indonesia (PMI) ke luar negeri memberikan kontribusi signifikan terhadap devisa negara, namun di sisi lain menghadirkan kerentanan psikologis dan spiritual, khususnya bagi PMI yang menghadapi konflik kerja atau persoalan hukum hingga harus ditempatkan di Tempat Singgah Sementara (TSS) di bawah koordinasi Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Brunei Darussalam. Perlindungan administratif dan legal yang diberikan negara belum sepenuhnya menyentuh dimensi batiniah migran, sehingga diperlukan pendampingan spiritual yang mampu memperkuat ketahanan mental. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tauhid, memperkuat spiritual resilience, serta menumbuhkan optimisme religius PMI selama berada di TSS. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif-partisipatif dengan desain deskriptif-kuantitatif yang didukung analisis kualitatif sederhana melalui tausiyah, diskusi reflektif, pendampingan spiritual, serta evaluasi menggunakan angket pada dua variabel, yaitu Pemahaman Materi Tausiyah (PMT) dan Dampak Kegiatan (DK). Subjek kegiatan berjumlah 11 PMI yang dipilih secara purposive. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 90,9% peserta berada pada kategori tinggi untuk variabel PMT dan 100% peserta berada pada kategori tinggi untuk variabel DK, yang mengindikasikan adanya peningkatan pemahaman tauhid serta dampak positif terhadap ketenangan batin, sikap tawakal, dan motivasi beribadah. Secara analitis, peningkatan dimensi kognitif berkorelasi dengan penguatan dimensi afektif yang membentuk spiritual resilience sebagai modal internal dalam menghadapi krisis. Disimpulkan bahwa pembinaan tauhid yang dilaksanakan secara sistematis dan partisipatif efektif sebagai intervensi spiritual dalam mendukung perlindungan komprehensif PMI di luar negeri, meskipun keterbatasan jumlah peserta dan evaluasi jangka pendek menjadi pertimbangan untuk pengembangan program berkelanjutan di masa mendatang.
References
Algahtani, F. D., Alsaif, B., Ahmed, A. A., Almishaal, A. A., Obeidat, S. T., Mohamed, R. F., Kamel, R. M., Gul, I., & Hassan, S. U. N. (2022). Using Spiritual Connections to Cope With Stress and Anxiety During the COVID-19 Pandemic. Frontiers in Psychology, 13, 915290. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2022.915290
Cucchi, A., & Qoronfleh, M. W. (2025). Cultural perspective on religion, spirituality and mental health. Frontiers in Psychology, 16, 1568861. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2025.1568861
Gumiandari, S., Madjid, Abd., Nafi’a, I., Safii, S., & Hidayat, A. (2022). Islamic Resilience as Spiritual and Psychological Coping Strategies for Muslims during COVID-19 Pandemic. Jurnal Akidah & Pemikiran Islam, 313–348. https://doi.org/10.22452/afkar.sp2022no1.10
Hadiansyah, A., Fahmi, A. R., Gymnastiar, I. A., Arief, F., & Farid, F. (2025). RAMADAN AND PSYCHOSOCIAL WELL-BEING: IMPLICATIONS FOR MENTAL HEALTH POLICY IN EDUCATIONAL SETTINGS. Social Sciences, 2(1).
Hasan, S. I., Yee, A., Rinaldi, A., Azham, A. A., Mohd Hairi, F., & Amer Nordin, A. S. (2021). Prevalence of common mental health issues among migrant workers: A systematic review and meta-analysis. PLOS ONE, 16(12), e0260221. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0260221
Hasanah, M. (2025). The Role of Islamic Spirituality in Coping with Stress and Depression.
Maier, K., Konaszewski, K., Skalski, S. B., Büssing, A., & Surzykiewicz, J. (2022). Spiritual Needs, Religious Coping and Mental Wellbeing: A Cross-Sectional Study among Migrants and Refugees in Germany. International Journal of Environmental Research and Public Health, 19(6), 3415. https://doi.org/10.3390/ijerph19063415
Marpi, Y. (2021). LEGAL PROTECTION OF MIGRANT WORKERS AGAINST THREATS OF ABUSE DISCRIMINATION IN A DIPLOMATIC RELATIONSHIP PERSPECTIVE BETWEEN COUNTRIES. Lampung Journal of International Law, 3(2), 111–120. https://doi.org/10.25041/lajil.v3i2.2366
Putri, K. E., & Amin, S. (2024). The Relationship between Islamic Religious Knowledge and the Behavior of High School Students. At-Ta’lim : Media Informasi Pendidikan Islam, 23(2), 288. https://doi.org/10.29300/attalim.v23i2.5827
Rizky Ari Prastyo, Aji Tiranto, Wira Abdi, & Marcelino Marcelino. (2025). Membangun Kehidupan yang Berkah, Tauhid sebagai Sumber Motivasi. Reflection : Islamic Education Journal, 2(2), 53–61. https://doi.org/10.61132/reflection.v2i2.646
Roszak, P., Horvat, S., Oviedo, L., & Berry, J. A. (2025). Religion and Growth in Resilience: Strategies to Counter Cognitive Attacks. Pastoral Psychology. https://doi.org/10.1007/s11089-025-01231-5
Subchi, I., Faculty of Adab & Humanities, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Indonesia, Jahar, A. S., Faculty of Sharia & Law, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Indonesia, Rahiem, M. D. H., Faculty of Education, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Indonesia, Sholeh, A. N., & Faculty of Sharia & Law, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Indonesia. (2021). Negotiating Religiosity in a Secular Society: A Study of Indonesian Muslim Female Migrant Workers in Hong Kong. Journal of Population and Social Studies, 30, 147–169. https://doi.org/10.25133/JPSSv302022.010
Thoriquttyas, T., Nasih, A. M., Sultoni, A., & Yani, A. (2021). Malay, Islam, Beraja and The [Islamic] Educational Philosophy in Brunei Darussalam. Edukasia : Jurnal Penelitian Pendidikan Islam, 16(2), 193. https://doi.org/10.21043/edukasia.v16i2.11834
Wahyuni, & Sihaloho, M. (2022). Hubungan Remitan Ekonomi dengan Tingkat Kesejahteraan Rumah Tangga Pekerja Migran Indonesia (Kasus: Desa Galak, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur). Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM], 6(2), 202–218. https://doi.org/10.29244/jskpm.v6i2.703
Zin, R. M. (2022). Islamic spirituality stress coping mechanisms: Some empirical evidences. Global Advances in Business Studies, 1(2), 104–116. https://doi.org/10.55584/Gabs001.02.5
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.











