Penguatan Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Potensi Lokal Melalui Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Nagari Tanjung Kecamatan Sungayang, Kabupaten Tanah Datar

Authors

  • Muhammad Adri Universitas Negeri Padang
  • Assyifa Zakirah Universitas Negeri Padang
  • Anugrah Maulana Universitas Negeri Padang
  • Intan Ramadani Universitas Negeri Padang
  • Andrian Abdul Aziz Universitas Negeri Padang
  • Syahnia Amanda Universitas Negeri Padang
  • Halimahtusyadiah Liszar Awalni Universitas Negeri Padang
  • Ananda Putri Uswatun Khasanah Universitas Negeri Padang
  • Fachri Prinanda Yusman Universitas Negeri Padang
  • Asro Muhammad Sidra Universitas Negeri Padang
  • Muhammad Dzakiy Universitas Negeri Padang
  • Muhammad Ikhwan Sufendi Universitas Negeri Padang
  • Dela Ramadani Universitas Negeri Padang
  • Dini Khairati Universitas Negeri Padang
  • Nurul Rizqiyah Universitas Negeri Padang
  • Widya Rahmatul Azizah Universitas Negeri Padang
  • Suci Ramanda Anisya Safira Universitas Negeri Padang
  • Nailatul Fadhila Universitas Negeri Padang
  • Salsa Billa Universitas Negeri Padang
  • Fitri Okta Vionisyah Universitas Negeri Padang

DOI:

https://doi.org/10.53299/ba-jpm.v6i2.4225

Keywords:

Kuliah Kerja Nyata, pemberdayaan masyarakat, potensi lokal, ekonomi kreatif, partisipatif

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan aktivitas yang dijalankan oleh mahasiswa sebagai wujud dari penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pengabdian langsung kepada masyarakat, dengan tujuan meningkatkan potensi lokal secara aktif dan berkelanjutan. Nagari Tanjung memiliki berbagai potensi dalam bidang pariwisata, ekonomi kreatif, serta sosial budaya yang belum dimaksimalkan, sehingga diperlukan suatu program pemberdayaan yang bersifat terpadu. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pelaksanaan serta dampak dari program KKN dalam memperkuat potensi lokal di Nagari Tanjung. Metode yang diterapkan adalah pendekatan partisipatif yang meliputi observasi di lapangan, sosialisasi, pelatihan, pendampingan, serta kerjasama dengan perangkat nagari dan masyarakat. Program utama terdiri dari identifikasi potensi pariwisata, pelatihan membuat kerajinan dari kain bekas dan pemasaran secara digital, pembinaan generasi muda yang peduli terhadap lingkungan, serta promosi kelompok tari tradisional. Program tambahan melibatkan kegiatan seperti posyandu, bimbingan belajar, kampanye menolak perundungan, kerja bakti, dan partisipasi dalam acara keagamaan. dampak dari pelaksanaan aktivitas tersebut mengalami peningkatan dalam keterlibatan masyarakat, keterampilan di sektor ekonomi kreatif, kesadaran akan lingkungan, serta penguatan nilai-nilai sosial dan budaya setempat. Dengan demikian, program KKN ini berperan penting dalam mendorong pemberdayaan masyarakat yang berbasis pada potensi daerah secara berkesinambungan. Untuk penelitian selanjutnya, disarankan agar dilakukan kajian yang lebih mendalam terkait keberlanjutan program pemberdayaan, pengukuran dampak jangka panjang, serta integrasi teknologi digital yang lebih luas dalam pengembangan potensi lokal.

References

Ardoin, N. M., Bowers, A. W., Roth, N. W., & Holthuis, N. (2018). Environmental education and K-12 student outcomes: A review and analysis of research. Journal of Environmental Education, 49(1), 1–17. https://doi.org/10.1080/00958964.2017.1366155

As’ari, H. (2024). Pemberdayaan masyarakat desa melalui pengembangan potensi lokal. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (JPKM). 9(4), 6352–6359. https://ejournal.sisfokomtek.org/index.php/jpkm/article/download/4593/3062/35028

Bocken, N. M. P., de Pauw, I., Bakker, C., & van der Grinten, B. (2016). Product design and business model strategies for a circular economy. Journal of Industrial and Production Engineering, 33(5), 308–320. https://doi.org/10.1080/21681015.2016.1172124

Budhi Pamungkas Gautama, Yuliawati, A. K., Nurhayati, N. S., Fitriyani, E., & Pratiwi, I. I. (2020). Pengembangan Desa Wisata Melalui Pendekatan Pemberdayaan Masyarakat. BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(4), 355–369. https://doi.org/10.31949/jb.v1i4.414

Chambers, R. (1995). Poverty and livelihoods: whose reality counts? 7(1), 173–204.

Giampiccoli, A., & Saayman, M. (2018). Community-based tourism development model and community participation. African Journal of Hospitality, Tourism and Leisure, 7(4), 1–27.

Herdiana, D., Heriyana, R., & Suhaerawan, R. (2019). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Gerakan Literasi Perdesaan di Desa Cimanggu Kabupaten Bandung Barat. Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 4(4), 431–442. https://doi.org/10.30653/002.201944.208

Jaberan, & Tampubolon, F. R. S. (2024). Pemberdayaan masyarakat dalam implementasi pembangunan desa. LANCAH: Jurnal Inovasi dan Tren, 2(2), 229–233.https://doi.org/10.35870/ljit.v2i2.2704

Junaedi, S. R. P., & Rojali. (2024). Penguatan Ekonomi Kreatif Lokal Melalui Pelatihan Kewirausahaan Digital di Komunitas Masyarakat. 5(1), 33–41.

Karunarathne, R. R. A., & Shyamali, W. M. W. (2025). Role of Community Participatory Approach in Community Development. The Academic Journal of Interdisciplinary Studies, 3(2), 80. https://doi.org/10.5281/zenodo.14850894

Muannisaa, A., Soesanto, E., Ardelia, A., Ma’wa, I. F., Ummi Salamahb, N., & Fitriyana, A. (2024). Pemberdayaan Ekonomi Kreatif Melalui Pelatihan Pembuatan Ecoprint Di Desa Kauman Kecamatan Kota Kudus. Jurnal Ilmu Ekonomi, 5(2), 94–103.

Nikkhah, H. A., & Redzuan, M. (2009). Participation as a medium of empowerment in community development. European Journal of Social Sciences, 11(1), 170–176.

Novianty, A. (2022). Penelitian Tindakan Berbasis Partisipasi Masyarakat: Studi Kasus Panggung Gembira. Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia, 5(1), 36–42. https://doi.org/10.24912/jbmi.v4i1.15263

Putri, L. W. C., & Pamungkas, A. H. (2022). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengelolaan Desa Wisata di Nagari Laimau Gadang Laumpo Kecamatan IV Jurai Kabupaten Peisisr Selatan. Jurnal Pendidikan Tambusai, 6(1), 955–958.

Rahman, A. F. (2021). Pemberdayaan Masyarakat melalui Pengembangan Desa Wisata. Media Wisata, 6(1), 153–165. https://doi.org/10.36276/mws.v6i1.125

Rasyid, Abd., Pulubuhu, D. A. T., & Muhammad, R. (2024). The Concept of Community Empowerment versus Community Advancement: A Comparative Study in the Context of Social Development in Indonesia. 4(2), 114–126.

Riswan, M., & Bushra Beegom, R. K. (1999). Participatory Approach for Community Development: Conceptual Analysis. Orthodontic Treatment of Class III Malocclusion, 1990(2), 306.

Sari, I. W., & Pinasti, V. I. S. (2024). Strategi Pokdarwis Dalam Pemberdayaan Masyarakat Melalui Desa Wisata (Studi Kasus Desa Wisata Giyanti, Wonosobo). 2, 306–312.

Setiani, M., & Sugiyanto, E. (2021). Pemberdayaan Masyarakat dalam Mendukung Pengembangan Desa Wisata (Studi di Desa Penusupan, Kabupaten Kebumen, Provinsi Jawa Tengah). Populis : Jurnal Sosial Dan Humaniora, 5(1), 57–67. https://doi.org/10.47313/pjsh.v5i1.847

Sulistyono, I. B., Irianto, H., Riptanti, E. W., Herawati, A., Studi, P., Koperasi, P., Penelitian, L., & Maret, U. S. (2026). Pengembangan Desa Wisata Jatisari Edupark Melalui Peningkatan Kualitas Sarana Prasarana Dan Kelembagaan. 9(1), 1–9.

Syarifuddin, D. (2023). Model Pengembangan Desa Wisata Melalui Pemberdayaan Masyarakat Di Desa Ciburial. Jurnal Ilmiah MEA (Manajemen, Ekonomi, Dan Akuntansi), 7(2), 1346–1352.

Yatimin, Musharianto, A., Novida, I., Subandi, I., & Artha, T. (2024). Penguatan Menajamen Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia: Studi Literatur. Liquidity, 13(1), 37–47. https://doi.org/10.32546/lq.v13i1.2540

Downloads

Published

2026-05-18

How to Cite

Adri, M., Zakirah, A., Maulana, A., Ramadani, I., Aziz, A. A., Amanda, S., … Vionisyah, F. O. (2026). Penguatan Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Potensi Lokal Melalui Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Nagari Tanjung Kecamatan Sungayang, Kabupaten Tanah Datar. Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(2), 732–742. https://doi.org/10.53299/ba-jpm.v6i2.4225