Pemberdayaan Masyarakat melalui Pelatihan Pembuatan Serbuk Herbal Kunyit di Desa Adat Jelekungkang, Bangli

Authors

  • Ni Ketut Ayu Juliasih Universitas Hindu Indonesia
  • I Nyoman Arsana Universitas Hindu Indonesia
  • Anak Agung Komang Suardana Universitas Hindu Indonesia
  • I Made Sumarya Universitas Hindu Indonesia
  • I Putu Sudiartawan Universitas Hindu Indonesia
  • Ni Luh Gede Sudaryati Universitas Hindu Indonesia
  • Anak Agung Ayu Sauca Sunia Widyantari Universitas Hindu Indonesia
  • I Wayan Wahyudi Universitas Hindu Indonesia
  • Putu Lakustini Cahyaningrum Universitas Hindu Indonesia
  • Sang Ayu Made Yuliari Universitas Hindu Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.53299/ba-jpm.v6i3.4270

Keywords:

Pemberdayaan masyarakat, kunyit, serbuk herbal, pelatihan, desa adat Jelekungkang

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat berbasis pemanfaatan potensi lokal menjadi salah satu pendekatan yang efektif dalam meningkatkan kapasitas masyarakat melalui pengenalan keterampilan praktis yang relevan dengan kondisi lingkungan setempat. Desa Adat Jelekungkang yang berada dalam wilayah Desa Dinas Tamanbali, Kecamatan Bangli, memiliki ketersediaan tanaman herbal yang cukup melimpah, namun pemanfaatannya masih terbatas pada penggunaan tradisional sederhana. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pengolahan kunyit (Curcuma longa) menjadi serbuk herbal yang praktis dan higienis. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif dengan melibatkan bendesa adat, perangkat adat, tokoh masyarakat, serta kelompok ibu-ibu Paiketan Krama Istri (PAKIS), dengan jumlah peserta sebanyak 20 orang yang ditentukan dengan teknik purposive sampling. Metode pelaksanaan terdiri atas tahap persiapan, pelaksanaan pelatihan, dan evaluasi. Pelatihan dilakukan melalui penyampaian materi, demonstrasi, dan praktik langsung pembuatan serbuk herbal kunyit. Evaluasi dilakukan menggunakan instrumen pre-test dan post-test berupa 10 pertanyaan pilihan ganda untuk mengukur perubahan pengetahuan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata pengetahuan peserta dari 61% pada pre-test menjadi 89,5% pada post-test. Peningkatan juga terlihat pada seluruh indikator pertanyaan, terutama pada aspek teknis pengolahan kunyit, seperti proses ekstraksi, pemasakan, dan pengemasan produk. Temuan ini menunjukkan bahwa metode pelatihan berbasis praktik langsung efektif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pemanfaatan tanaman herbal lokal. Kegiatan ini memberikan kontribusi dalam memperkuat pengetahuan dan keterampilan masyarakat mengenai pengolahan bahan herbal berbasis sumber daya lokal. Kegiatan serupa dapat direplikasi pada komunitas lain dengan karakteristik sosial dan sumber daya lokal yang sebanding, sebagai bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.

References

Abdillah, E. K., Rahman, R. I. A., Nugrahini, L., & Natalia, L. Y. A. (2025). Community Empowerment Through Entrepreneurship Training Based on Family Medicinal Plants. Sundaram, 3(1), 48–52.

Aggarwal, B. B., Sundaram, C., Malani, N., & Ichikawa, H. (2007). CURCUMIN: THE INDIAN SOLID GOLD. In B. B. Aggarwal, Y.-J. Surh, & S. Shishodia (Eds.), The Molecular Targets and Therapeutic Uses of Curcumin in Health and Disease (pp. 1–75). Springer US. Doi: 10.1007/978-0-387-46401-5_1

Anggarani, M. A. (2019). The Composition of Water and Ash of Secang Wood’s Simplicia and Secang Wood Herbal Drink Powder. In Journal of Physics: Conference Series (Vol. 1417, Issue 1). Doi:10.1088/1742-6596/1417/1/012033

Bagnall, A. M., South, J., Kinsella, K., Trigwell, J., Sheridan, K., & Harden, A. (2025). Community engagement approaches to improve health: a cross-case study analysis of barriers and facilitators in UK practice. BMC Public Health, 25(1). Doi: 10.1186/s12889-025-21902-5

BPS. (2025). Kabupaten Bangli dalam Angka. Badan Pusat Statistik Kabupaten Bangli.

Erku, D., Khatri, R., Endalamaw, A., Wolka, E., Nigatu, F., Zewdie, A., & Assefa, Y. (2023). Community engagement initiatives in primary health care to achieve universal health coverage: A realist synthesis of scoping review. PLoS ONE, 18(5 May). Doi: 10.1371/journal.pone.0285222

Fauzi, M. A., Masrifatin, Y., Indrasari, M., & Abioye, A. (2025). Empowering Communities through Skills Training to Improve Local Economy. Bisma : Bimbingan Swadaya Masyarakat, 7(1), 11–22. Doi: 10.59689/bisma.v7i1.1192

Febriyanti, R. M., Saefullah, K., Susanti, R. D., & Lestari, K. (2024). Knowledge, attitude, and utilization of traditional medicine within the plural medical system in West Java, Indonesia. BMC Complementary Medicine and Therapies, 24(1), 1–13. Doi: 10.1186/S12906-024-04368-7

Gong, J., Ruan, M., Yang, W., Peng, M., Wang, Z., Ouyang, L., & Yang, G. (2021). Application of blended learning approach in clinical skills to stimulate active learning attitudes and improve clinical practice among medical students. Peer J, 9(e11690). Doi: 10.7717/peerj.11690

Gupta, S. C., Patchva, S., & Aggarwal, B. B. (2013). Therapeutic Roles of Curcumin: Lessons Learned from Clinical Trials. The AAPS Journal, 15(1), 195–218. Doi: 10.1208/s12248-012-9432-8

Hewlings, S. J., & Kalman, D. S. (2017). Curcumin: A Review of Its Effects on Human Health. Foods, 6(10), 92. Doi:10.3390/foods6100092

Hogeling, L., Koelen, M., & Vaandrager, L. (2024). Community Engagement in Health Promotion: Results from a Realist Multiple Case Study. Health and Social Care in the Community, 2024(2448483). Doi:10.1155/2024/2448483

Kasmadi, F. S., Efendi, M. R., Maharini, I., Lestari, U., Perawati, S., & Astuti, N. T. (2025). Training on Herbal Medicine Processing for Degenerative Diseases Among the Anak Dalam Tribe ( Sad ) Community in Pelempang Village. MEDIC, 8(1), 26–30.

Nugroho, Y., Soendjoto, M. A., Suyanto, Matatula, J., Alam, S., & Wirabuana, P. Y. A. P. (2022). Traditional medicinal plants and their utilization by local communities around Lambung Mangkurat Education Forests, South Kalimantan, Indonesia. Biodiversitas, 23(1), 306–314. Doi:10.13057/biodiv/d230137

Rahaman, M. M., Rakib, A., Mitra, S., Tareq, A. M., Emran, T. Bin, Shahid-Ud-daula, A. F. M., Amin, M. N., & Simal-Gandara, J. (2021). The genus curcuma and inflammation: Overview of the pharmacological perspectives. Plants, 10(1), 1–19. Doi: 10.3390/plants10010063

Rahmi, W. (2024). Analytical Study of Experiential Learning: Experiential Learning Theory in Learning Activities. EDUKASIA: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 5(2), 115–126. Doi:10.62775/edukasia.v5i2.1113

Rifkin, S. B. (2014). Examining the links between community participation and health outcomes: A review of the literature. Health Policy and Planning, 29, ii98–ii106. Doi:10.1093/heapol/czu076

Salehi, B., Stojanović-Radić, Z., Mateji, J., Sharifi-Rad, M., Kumar, N. V. A., Martins, N., & Sharifi-Rad, J. (2019). The therapeutic potential of curcumin: A review of clinical trials. European Journal of Medicinal Chemistry, 163(February), 527–545. Doi:10.1016/j.ejmech.2018.12.016

Simatupang, A., Widyawati, T., Susilaningsih, N., Tobing, R., Kurniaty, L., Silaban, H., Djojosaputro, M., & Mahabuana, B. (2025). Perception and use of herbal medicine by Indonesian Medical Doctors. Indonesian Journal of Biomedicine and Clinical Sciences, 57(1), 64–74. Doi:10.22146/inajbcs.v57i1.15768

Wei, H., Sheng, N., Wang, X., & Zhang, Z. (2025). Enhancing Practical Skills in Medical Education: Evaluating the Efficacy of Virtual Simulation Teaching Through Kolb’s Experiential Learning Model. Adv Med Educ Pract., 16, 1129–1139. Doi:10.2147/AMEP.S532677

WHO. (2013). Traditional medicine Staregy 2014-2023. In World Health Organization.

WHO. (2020). Community Engagement. In World Health Organization. Doi:10.1007/978-94-017-8905-9_300102

Widayati, R. S., Khasanah, A. U., Suratman, S., Amalina, N., & Fanani, G. P. I. (2025). Improving Rural Economic Empowerment through Herbal Product Development: A Study of Sanggrahan Women Farmer Group. Proceeding of International Conference on Science, Health, And Technology, 186–194. Doi:10.47701/frz0r290

Wijnen-Meijer, M., Brandhuber, T., Schneider, A., & Berberat, P. O. (2022). Implementing Kolb´s Experiential Learning Cycle by Linking Real Experience, Case-Based Discussion and Simulation. Journal of Medical Education and Curricular Development, 9, 1–5. Doi:10.1177/23821205221091511

Yardley, S., Teunissen, P. W., & Dornan, T. (2012). Experiential learning: Transforming theory into practice. Medical Teacher, 34(2), 161–164. Doi:10.3109/0142159X.2012.643264

Yoga, K. A. S. P., Sujana, I. P. W. M., & Landrawan, I. W. (2023). Awig-Awig Sebagai Hukum Adat Di Wilayah Desa Adat Provinsi Bali. Jurnal Dinamika Sosial Budaya, 25(1), 293–296. Doi:10.26623/jdsb.v25i1.4448

Downloads

Published

2026-07-08

How to Cite

Juliasih, N. K. A., Arsana, I. N., Suardana, A. A. K., Sumarya, I. M., Sudiartawan, I. P., Sudaryati, N. L. G., … Yuliari, S. A. M. (2026). Pemberdayaan Masyarakat melalui Pelatihan Pembuatan Serbuk Herbal Kunyit di Desa Adat Jelekungkang, Bangli. Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(3), 1199–1212. https://doi.org/10.53299/ba-jpm.v6i3.4270