Penguatan Kesehatan Mental untuk Meningkatkan Penerimaan Diri dan Optimisme Masa Depan pada Warga Binaan Perempuan di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIA Semarang
DOI:
https://doi.org/10.53299/ba-jpm.v6i2.4871Keywords:
Kesehatan Mental, Penerimaan diri, Optimisme, Warga BinaanAbstract
Warga Binaan di Lembaga Pemasyarakatan menjadi salah satu kelompok yang rentan mengalami gangguan mental. Kebebasan yang terbatas, stigma negatif masyarakat tentang narapidana, rasa penyesalan mendalam akan tindakan yang salah di masa lalu menjadi tekanan tersendiri bagi warga binaan, ditambah akses fasilitas layanan kesehatan mental yang masih minim di Lembaga Pemasyarakatan. Masalah tersebut menjadi urgensi kegiatan pengabdian masyarakat yang akan dilaksanakan di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan kelas IIA Semarang. Tujuan dilakukannya pengabdian ini untuk menguatkan kesehatan mental, menumbuhkan penerimaan diri, dan optimisme masa depan warga binaan. Target luaran yang dihasilkan dari kegiatan penguatan kesehatan mental ini yaitu meningkatkan pemahaman warga binaan akan kesejahteraan psikologis, mampu memaafkan dan menerima diri kembali, mampu mengelola emosi secara sehat, dan mampu merencanakan masa depan yang baru mulai dari masa sekarang. Metode yang digunakan yaitu pendekatan edukatif-partisipatif yang mengintegrasikan penyuluhan, pelatihan, refleksi diri, dan pendampingan kelompok. Secara keseluruhan, hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman warga binaan tentang pentingnya menjaga kesehatan mental, mampu menerima diri kembali, dan optimis terhadap masa depan. Hal ini terlihat dari kebermanfaatan yang dirasakan langsung oleh warga binaan selama terlibat dalam kegiatan yakni memperoleh dukungan emosional antar sesama, menyadari potensi diri, dan kesadaran baru bahwa mereka masih memiliki masa depan baru yang bisa disusun mulai dari masa sekarang.
References
Angreni, T., Hendra, H., Hanitha, V., Oktari, Y., & Novianti, R. (2026). Pemberdayaan Warga Binaan melalui Edukasi Manajemen Diri sebagai Upaya Perencanaan Masa Depan di Rutan Kelas I Tangerang. NEAR: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 5(2), 301–310. https://doi.org/10.32877/nr.v5i2.3803
Budikafa, S. F. A., Suarni, W., & Pambudhi, Y. A. (2021). Dukungan sosial dan psychological well being narapidana perempuan. Jurnal Sublimapsi, 2(3), 169-178.
Hendra, H., Angreni, T., Hanitha, V., Oktari, Y., Yanti, L. D., & Novianti, R. (2023). Pemberdayaan Keterampilan Warga Binaan dalam Usaha Peningkatan Efikasi diri di Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang. NEAR: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 54-58.
Nur Fadhilah Umar, Arifin Manggau, Muh. Nur Alamsyah, Febrianto Syam, & Asri Nur Aina. (2025). Penguatan Mental Health Awareness Melalui Forgiveness Therapy dan Resilience Training bagi Warga Binaan Perempuan di Lembaga Pemasyarakatan. Inovasi Sosial : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 86–98. https://doi.org/10.62951/inovasisosial.v2i2.1377
Pia, S. Y. (2022). Pelatihan Penerimaan Diri untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri Warga Binaan. Jurnal Ilmiah Psikomuda (JIPM) Connectedness, 2(2), 59-65.
Putri, A., Mutiara, N., Angeline, M. E., Sari, K., & Rachmalia, A. V. (2026). Penguatan Kesehatan Mental Warga Binaan Sebagai Strategi Mendukung Lingkungan Lapas Yang Harmonis. Kontribusi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), 224-235.
Subandi, S., Praptomojati, A., Madhina, I., Hardi, N. F., Ahmad, M. A., & Wuryansari, R. (2022). Mental health services for correctional inmates at a correctional institution. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (Indonesian Journal of Community Engagement), 8(2), 94-101.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.











