Model Pelanggan–Biaya–Mutu untuk Penguatan UMKM Pangan: Studi Kasus Pempek ABI di Kabupaten Bone

Authors

  • Faidah Azuz Universitas Bosowa
  • Supriadi Syam Universitas Bosowa
  • Andi Fauziah Yahya Institut Teknologi dan Bisnis Kalla
  • Raudi Ananta Pratagama Universitas Bosowa
  • Ratnawati Gatta Universitas Bosowa

DOI:

https://doi.org/10.53299/ba-jpm.v6i4.5359

Keywords:

keamanan pangan, literasi finansial, pelabelan pangan, UMKM, Value Proposition Canvas

Abstract

Penguatan UMKM pangan memerlukan keterhubungan antara kebutuhan konsumen, kelayakan finansial, dan jaminan mutu. Kegiatan pengabdian ini bertujuan merancang serta mengevaluasi model pelanggan–biaya–mutu melalui studi kasus Pempek ABI di Kabupaten Bone. Model mengintegrasikan Value Proposition Canvas (VPC), literasi keuangan, keamanan pangan, dan pelabelan. Program dilaksanakan melalui pemetaan kebutuhan, pembelajaran partisipatif, analisis kasus, demonstrasi, praktik terarah, penggunaan dashboard keuangan berbasis spreadsheet, dan pendampingan melalui WhatsApp. Pempek ABI digunakan sebagai kasus utama untuk menelusuri penerapan VPC, perhitungan HPP, penetapan harga, dan pembacaan kinerja usaha, sedangkan perubahan pengetahuan peserta dinilai melalui pre-test dan post-test. Data dianalisis secara deskriptif karena respons antarpengukuran tidak sepenuhnya berpasangan. Pada pelatihan keuangan, kategori sangat baik meningkat dari 50,0% (6/12) menjadi 78,6% (11/14), dengan kenaikan rerata dari 9,08 menjadi 10,07 pada skor maksimum 11. Pada keamanan pangan dan pelabelan, kategori sangat baik bertambah dari 80,0% (8/10) menjadi 100% (15/15), sementara rerata berubah dari 14,00 menjadi 14,27 pada skor maksimum 15. Studi kasus menunjukkan bahwa temuan pelanggan melalui VPC dapat diterjemahkan menjadi inovasi, konsekuensi biayanya dimasukkan ke HPP, dan proposisi nilai diperkuat melalui proses aman serta informasi label yang sesuai. Model ini menyediakan alur penerapan yang kontekstual bagi UMKM pangan. Pengabdian selanjutnya direkomendasikan untuk menerapkan model pada beberapa UMKM dengan komoditas berbeda dan memantau adopsi praktik secara longitudinal.

References

Ajzen, I. (2020). The theory of planned behavior: Frequently asked questions. Human Behavior and Emerging Technologies, 2(4), 314–324. https://doi.org/10.1002/hbe2.195

Akita, A., Gunawan, R., & Herkules, H. (2025). Kontaminan pangan (mikroba, kimia, fisik) dan risiko kesehatan di lingkungan pendidikan kuliner. Jurnal Riset Ilmu Kesehatan Umum dan Farmasi (JRIKUF), 3(4), 316–333. https://doi.org/10.57213/jrikuf.v3i4.928

Alcaf, A. F., Muttaqin, R., & Karamang, E. (2025). Analisis value proposition canvas (VPC) terhadap kepuasan pelanggan (studi kasus pada usaha Omochi.bdg Kota Bandung). Journal of Information System, Applied, Management, Accounting and Research, 9(3), 1175–1186. https://doi.org/10.52362/jisamar.v9i3.1981

BPOM. (2018). Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan Nomor 31 Tahun 2018 tentang Label Pangan Olahan. Badan Pengawas Obat dan Makanan.

Charlos, F., Widyawati, S., & Fadli, V. F. (2026). Kecerdasan bisnis dalam sistem informasi: Pendekatan data, analitik, dan dashboard. PT Bukuloka Literasi Bangsa.

Clair, R. St. (2024). Andragogy: Past and present potential. New Directions for Adult and Continuing Education, 2024(184), 7–13. https://doi.org/10.1002/ace.20546

Diharto, A. K. (2022). Manajemen inovasi dan kreativitas. Gerbang Media Aksara.

Djakasaputra, A., Juliana, J., & Pramezwary, A. (2025). Small business marketing: Strategi efektif untuk usaha kecil dan menengah. PT Arunika Aksa Karya.

Fajrina, N., Maulana, M. A., Belinda, N., Rahmawati, S., Amanda, V. T., & Aprilia, V. (2024). Brand storytelling sebagai strategi perancangan visual branding merek Dolien. Seminar Nasional Inovasi Vokasi, 327–336. https://prosiding.pnj.ac.id/index.php/sniv/article/view/2326

Farhum, S. A., Amir, N., Yahya, A. F., & Ratnawati, R. (2025). Peningkatan kapasitas Kelompok Annisa Kecamatan Labakkang Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan melalui diversifikasi produk ikan bandeng. RESONA: Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat, 9(2), 137–145. https://journal.stiem.ac.id/index.php/resona/article/view/2668

Halik, A., Syam, S., Aqmal, A., Sartika, S., Purnamasari, S. D., Nurhalisah, S., April, N. K. N., Marwah, S., Usman, M. I. P., Yahya, A. F., & Gatta, R. (2026). Pengembangan usaha ‘Tuna Tanpa Nama’ sebagai oleh-oleh khas Makassar melalui keamanan pangan dan pemasaran digital. To Maega: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 9(1), 50–62. https://doi.org/10.35914/9kr02n75

Hapsari, A. P., & Kustanto, D. (2024). Analisis value proposition canvas pada UMKM Jefri Galleri Bambu di Karawang. Innovative: Journal of Social Science Research, 4(4), 14229–14236. https://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/14772

Ilmi, N., Baharuddin, S. R., Ramdhani, I., Riana, R. I., Anwar, F., & Muflihat, S. (2025). Manajemen produksi. Penerbit NEM.

Knowles, M. S., Holton, E. F., III, Swanson, R. A., & Robinson, P. A. (2020). The adult learner (9th ed.). Routledge. https://doi.org/10.4324/9780429299612

Kolb, D. A. (2015). Experiential learning: Experience as the source of learning and development (2nd ed.). Pearson Education.

Kurniaditya, V., Rizkaprilisa, W., Luwidharto, J., Bumi, S., & Aristawati, T. (2025). Pengembangan sistem HACCP untuk meningkatkan standar keamanan pangan di UMKM PS MAS: Studi pada produk abon sapi. Science Technology and Management Journal, 5(2), 107–113. https://doi.org/10.53416/stmj.v5i2.406

Latianingsih, N., Nurhayati, I., Mariam, I., Sonjaya, I., Pratama, A. P., & Bidhari, S. C. (2025). Transformasi digital dalam produksi pangan olahan. Penerbit Widina.

Lusardi, A., & Mitchell, O. S. (2014). The economic importance of financial literacy: Theory and evidence. Journal of Economic Literature, 52(1), 5–44. https://doi.org/10.1257/jel.52.1.5

Maharani, D. A., & Hasibuan, R. R. (2024). Peningkatan kemampuan pemasaran digital pada UMKM di Desa Sumbang Purwokerto untuk meningkatkan daya saing dan jangkauan pasar. Abdi Makarti, 3(2), 130–141. https://doi.org/10.52353/abdimakarti.v3i2.730

Motta, V. F., & Galina, S. V. R. (2023). Experiential learning in entrepreneurship education: A systematic literature review. Teaching and Teacher Education, 121, 103919. https://doi.org/10.1016/j.tate.2022.103919

Nissen, J. M., Talbot, R. M., Thompson, A. N., & Van Dusen, B. (2018). Comparison of normalized gain and Cohen’s d for analyzing gains on concept inventories. Physical Review Physics Education Research, 14(1), 010115. https://doi.org/10.1103/PhysRevPhysEducRes.14.010115

Nurdin, N. H., Hamson, Z., & Said, M. (2024). Pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pengembangan produk dan pemasaran kue baruasa di Desa Sampulungan. PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat, 9(2), 176–187. https://doi.org/10.33084/pengabdianmu.v9i2.5945

Osterwalder, A., Pigneur, Y., Bernarda, G., & Smith, A. (2014). Value proposition design: How to create products and services customers want. Wiley.

Parasari, N. S. M., Anggreswari, N. P. Y., Maheswari, A. A. A., & Suanda, I. W. S. W. P. (2025). Peran strategi digital marketing dalam meningkatkan brand awareness XOVID20. Jurnal Maneksi, 14(1), 270–276. https://doi.org/10.31959/jm.v14i1.2932

Ratnawati, R., Massiseng, A. N. A., & Tamti, H. (2016). IbM kelompok produksi nugget ikan di Kota Makassar Provinsi Sulawesi Selatan. Ngayah: Majalah Aplikasi IPTEKS, 7(2), 199–209. https://www.neliti.com/publications/156310/ibm-kelompok-produksi-nugget-ikan-di-kota-makassar-provinsi-sulawesi-selatan

Rimadias, S., Ardianto, F., Sadikin, D. S., Budhijana, R. B., & Azmi, M. F. (2024). Pemberdayaan UMKM melalui sinergi praktik ramah lingkungan dan pemasaran digital pada usaha Warung Makan Mbokcentil. Jurnal Pengabdian Nasional (JPN) Indonesia, 5(1), 140–151. https://doi.org/10.35870/jpni.v5i1.623

Sari, D. P., & Miranda, M. (2023). Feasibility analysis of Sumedang tofu MSMEs business with its development strategy. Journal of Economics Business Industry, 1(1), 19–29. https://doi.org/10.59976/jebin.v1i1.9

Septi, N. D., & Soleh, M. (2024). Peran BPOM sebagai upaya perlindungan konsumen atas hak informasi yang jelas terhadap makanan tidak berlabel oleh UMKM di Desa Jarin. Ilmu Hukum Prima (IHP), 7(2), 160–167.

Sigalingging, C., Sigalingging, R., & Khairani, S. (2024). Penerapan teknologi pengemasan menggunakan mesin vacuum sealer dan continuous band sealer pada produk UMKM Ladang Bambu. Journal of Human and Education, 4(5), 1071–1077.

Ulhaq, D. D., & Nurhasanah, N. (2023). Analisis strategi pengembangan usaha Tacoheroick.id dengan metode value proposition canvas dan business model canvas. Metris: Jurnal Sains dan Teknologi, 23(2), 116–123. https://doi.org/10.25170/metris.v23i02.3926

WHO. (2006). Five keys to safer food manual. World Health Organization. http://www.who.int/foodsafety/publications/consumer/manual_keys.pdf

Yahya, A. F., Jannah, M., Paramita, A. J., Aprilianti, N. F., & Ramadhan, M. B. I. (2023). Implementasi strategi pemasaran digital berbasis konten pada usaha kelompok perikanan An-Nisa. Community Development Journal, 4(4), 9470–9474.

Zulhuda, R., Delima, I. P., Oktavianti, W., & Azizah, F. (2025). Kearifan lokal sebagai sumber inspirasi dalam pengembangan produk wisata budaya kreatif. INNOVATE: Journal of Social Science Research, 5(3), 2089–2100. https://j-innovative.org/index.php/Innovative

Downloads

Published

2026-10-23

How to Cite

Azuz, F., Syam, S., Yahya, A. F., Pratagama, R. A., & Gatta, R. (2026). Model Pelanggan–Biaya–Mutu untuk Penguatan UMKM Pangan: Studi Kasus Pempek ABI di Kabupaten Bone. Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(4), 2543–2561. https://doi.org/10.53299/ba-jpm.v6i4.5359