Edukasi Seksualitas sebagai Upaya Pencegahan Kekerasan Seksual di SMP Negeri 21 Satu Atap Teluk Bintan

Authors

  • Ario Ardanis Nainggolan Universitas Maritim Raja Ali Haji
  • Defri Fajar Universitas Maritim Raja Ali Haji
  • Nailah Ramadhani Universitas Maritim Raja Ali Haji
  • Mhd Irfan Universitas Maritim Raja Ali Haji
  • Said Girvan Mahesa Riyanto Putra Husein Universitas Maritim Raja Ali Haji
  • Deva Garcia Katanging Universitas Maritim Raja Ali Haji
  • Septia Ainun Hikmah Universitas Maritim Raja Ali Haji
  • Erta Kurnia Saputri Universitas Maritim Raja Ali Haji
  • Ida Maulana Universitas Maritim Raja Ali Haji
  • Nurjanah Nurjanah Universitas Maritim Raja Ali Haji
  • Aditia Ayu Rahma Nabila Universitas Maritim Raja Ali Haji

DOI:

https://doi.org/10.53299/ba-jpm.v6i3.5421

Keywords:

edukasi seksual, kekerasan seksual, Kuliah Kerja Nyata, remaja

Abstract

Masa awal remaja merupakan fase krusial bagi siswa untuk mengenali tubuh, memahami privasi, dan mewaspadai risiko kekerasan seksual. Sayangnya, edukasi seksualitas di lingkungan sekolah masih minim dan belum terstruktur, padahal kasus kekerasan pada anak termasuk di ranah Pendidikan terus meningkat. Kondisi ini juga terjadi di SMP Negeri 21 Satu Atap Teluk Bintan, di mana keterbatasan akses informasi akibat letak geografis wilayah pesisir diperparah oleh ketiadaan layanan bimbingan konseling khusus. Menanggapi masalah tersebut, mahasiswa KKN Universitas Maritim Raja Ali Haji menggelar sosialisasi partisipatif bagi 107 siswa pada 26 Agustus 2026. Dikemas melalui talkshow interaktif, diskusi, dan simulasi penanganan situasi berisiko, materi berfokus pada dinamika pubertas, perkembangan psikologis, serta perlindungan diri dari pelecehan. Hasil kegiatan menunjukkan mayoritas siswa telah memahami pentingnya menjaga batas tubuh dan mampu mengidentifikasi bentuk kekerasan seksual, walaupun masih bingung menentukan langkah yang tepat saat mendapati temannya menjadi korban. Temuan ini menegaskan bahwa edukasi seksualitas di sekolah perlu diberikan secara bertahap dan berkesinambungan bukan sekadar program insidental agar remaja terbiasa berdiskusi secara terbuka dan siap mengambil tindakan tepat saat menghadapi bahaya.

References

Ambarwati, D., & Maret, U. S. (2021). Pengembangan strategi pencegahan kekerasan seksual pada anak melalui pendekatan kesehatan masyarakat. 20(2), 186–198. https://doi.org/10.24014/Marwah.v20i2.11351

Dewi, R., & Bakhtiar, N. (2020). Urgensi Pendidikan Seksual dalam Pembelajaran bagi Siswa MI / SD untuk Mengatasi Penyimpangan Seksual. Instructional Development Journal (IDJ), 3(2), 128–138.

Gunarsa, & D Singgih, Y. (2006). Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja. BPK Gunung Mulia.

Hurlock, E., & B, Z. (1980). Psikologi Perkembangan. Erlangga.

Innuddin, M., Rachman, D. F., Fathoni, A., & Hadi, S. (2023). Sex Education Ditinjau Dari Agama, Budaya, dan Psikososial. 1(3).

Ismail, P. R., Lubis, A., Pendidikan, S., Sekolah, G., & Mutiara, U. S. (2026). Edukasi Gerakan 3R ( Reduce , Reuse , dan Recycle ) Berbasis Isu Sosial pada Siswa Sekolah Dasar untuk Menumbuhkan Sikap Peduli Lingkungan di Kota Medan. 5(5), 969–980.

Kompas.com. (2025). Kasus Kekerasan di Indonesia Meningkat, Perempuan Lebih Banyak Jadi Korban. https://www.kompas.com/cekfakta/read/2025/03/12/164800982/kasus-kekerasan-di-indonesia-meningkat-perempuan-lebih-banyak-jadi

Latifah, O., & Yarni, L. (2024). Perkembangan Masa Remaja. Dewantara: Jurnal Pendidikan Sosial Humaniora, 3(3), 187–194. https://doi.org/https://doi.org/10.30640/dewantara.v3i3.2876

Mukti, I. P., Setiawati, M., & Firzana, L. N. (2026). Sex Education Ditinjau Dari Agama , Budaya , dan Psikososial. 6336–6346.

Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan, 1 (2023).

Purwaningsih, Sinuraya, E., Miranda, & Fauzul. (2024). PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT SEX EDUCATION PENCEGAHAN Article Information PENDAHULUAN Remaja adalah masa dimana manusia memasuki dunia kedewasaan , masa ini merupakan sebuah masa persiapan bagi manusia untuk menapaki kehidupan dan meneruskan keturunan . R. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(7), 1184–1192.

Surbakti, E. (2008). Kenalakan Orang Tua Penyebab Kenakalan Remaja. Elex Media Komputindo.

Talkshow: Seni Menghadirkan Inspirasi dan Diskusi yang Berkesan. (2025). xoeoindonesia.com. https://www.xoeoindonesia.com/post/talkshow-seni-menghadirkan-inspirasi-dan-diskusi-yang-berkesan

Ulum, B., Astutik, L. S., Rahayu, D. A., & Putra, A. A. P. E. (2026). Penyuluhan Pendidikan Seksualitas sebagai Upaya Preventif Kekerasan Seksual Sejak Dini di Sekolah Dasar Alahyan Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin. 1, 19–28.

Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (2022).

Downloads

Published

2026-09-30

How to Cite

Nainggolan, A. A., Fajar, D., Ramadhani, N., Irfan, M., Husein, S. G. M. R. P., Katanging, D. G., … Nabila, A. A. R. (2026). Edukasi Seksualitas sebagai Upaya Pencegahan Kekerasan Seksual di SMP Negeri 21 Satu Atap Teluk Bintan. Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(3), 2154–2161. https://doi.org/10.53299/ba-jpm.v6i3.5421