Penerapan Alat Aplikator Pupuk Berbahan Paralon dalam Upaya Meningkatkan Efisiensi Pemupukan Petani
DOI:
https://doi.org/10.53299/ba-jpm.v6i4.5621Keywords:
alat aplikator pupuk, pipa paralon, teknologi tepat guna, kepuasan petani, pengabdian MasyarakatAbstract
Pemupukan secara manual dengan tangan masih banyak dilakukan oleh petani di Desa Gunung Kijang, Kampung Banjar Lama, dan cenderung membutuhkan waktu serta tenaga yang besar, menimbulkan kelelahan fisik, serta menghasilkan distribusi pupuk yang tidak merata di lahan. Program pengabdian ini bertujuan untuk menerapkan alat aplikator pupuk berbahan pipa paralon sebagai solusi sederhana dan berbiaya rendah atas permasalahan pemupukan manual, mengetahui pengaruhnya terhadap efisiensi waktu dan tenaga kerja pemupukan, serta menganalisis tingkat kepuasan petani terhadap alat tersebut sebagai indikator penerimaan teknologi tepat guna. Kegiatan dilaksanakan selama 30 hari di Desa Gunung Kijang melalui lima tahap, yaitu studi lapangan, desain alat, sosialisasi, pengujian di lahan pertanian, dan pendampingan operasional. Data kepuasan petani dikumpulkan dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur, dan kuesioner, yang dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan disertai triangulasi sumber. Sebanyak delapan unit alat (pipa paralon berdiameter 2 inci, panjang 100 cm) berhasil dibuat dengan biaya produksi sekitar Rp40.000 per unit. Pengamatan lapangan secara kualitatif menunjukkan bahwa alat ini cenderung mengurangi waktu dan beban tenaga pemupukan dibandingkan cara manual, serta memungkinkan petani bekerja dalam posisi berdiri tanpa harus membungkuk berulang kali; besaran penghematan waktu belum diukur secara kuantitatif. Hasil kuesioner kepuasan terhadap alat (16 indikator, delapan responden) menunjukkan skor rata-rata keseluruhan sebesar 3,91 (dari skala 4) dengan skor antarindikator 3,63–4,00, yang menunjukkan tingkat penerimaan yang tinggi terhadap alat ini sebagai teknologi tepat guna bagi masyarakat tani pedesaan.
References
Bappenas. (2020). Pedoman penerapan teknologi tepat guna dalam pengembangan masyarakat desa. Kementerian PPN/Bappenas.
Basuki, Warsiyah, Triastianti, R. D., Widyaningsih, T. S., & Noviyanti. (2025). Teknologi tepat guna penabur pupuk urea sederhana untuk peningkatan produktivitas pertanian. Jurnal Rekayasa Lingkungan, 25(1), 1–8.
Bausad, A. A. P., & Allo, A. A. (2021). Pengaruh postur kerja dan beban kerja terhadap kejadian musculoskeletal disorders pada petani Kecamatan Marioriawa. Journal of Health Education and Literacy, 5(2), 128–134. https://doi.org/10.31605/j-healt.v5i2.1975
Dos Santos, M. H., dkk. (2025). Sosialisasi penggunaan alat bantu tabur pupuk sederhana sebagai inovasi efisiensi pertanian bagi kelompok tani di Kelurahan Unyi. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 3(7), 3769–3775.
Firman, A., Jefrika, A., & Sina, I. (2025). Penerapan alat pemberian pupuk NPK berbasis pipa PVC. Prosiding Seminar Umum Pengabdian kepada Masyarakat, 3(2), 217–221.
Goodnews from Indonesia. (2026, Februari 25). Mudahkan petani Rowosari, KKN MIT ke-21 UIN Walisongo bagikan alat penebar pupuk sederhana. https://www.goodnewsfromindonesia.id/2026/02/25/mudahkan-petani-rowosari-kkn-mit-ke-21-uin-walisongo-bagikan-alat-penebar-pupuk-sederhana
Harianto, B., Siregar, J. P., Nasution, M. C. P., Nafis, F., & Putri, D. A. (2025). Penggunaan alat pemupuk sederhana berbahan pipa: Inovasi tepat guna bagi petani di Tiga Binanga Lingkungan VI Tigaberingen. Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Pengabdian kepada Masyarakat, 5(2), 1784–1791. https://doi.org/10.56832/edu.v5i2.1624
Kementerian Pertanian Republik Indonesia. (2021). Panduan praktis peningkatan produktivitas petani melalui inovasi teknologi sederhana. Direktorat Jenderal Tanaman Pangan.
Mahendra, M. R., dkk. (2025). Pemberdayaan petani melalui pembuatan alat penebar pupuk di Desa Bintan Buyu. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 4(2), 10604–10611.
Mulyadi, R., dkk. (2025). Prototype Agrobot: Kreasi alat penabur pupuk sederhana dari paralon untuk efisiensi waktu dan biaya [Laporan KKN]. Universitas Muhammadiyah Purwokerto.
Novianti, F. A., Nursetiawan, I., Sobari, M., Risnawati, R., & Saputra, U. I. (2024). Pemberdayaan kelompok tani dalam pemanfaatan teknologi tepat guna untuk meningkatkan produktivitas pertanian di Desa Sukajadi Kecamatan Sadananya. Manfaat: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Indonesia, 1(3), 52–59. https://doi.org/10.62951/manfaat.v1i3.83
Prihatiningtyas, S., Fahimah, M., Qomariah, U. K. N., Ulla, L., Yuliani, S. F., & Khotimah, K. (2023). Revitalisasi pertanian berkelanjutan kelompok tani Kabupaten Jombang: Penerapan alat penabur pupuk semi otomatis. Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 6(2), 296–308. https://doi.org/10.31294/jabdimas.v6i2.16598
Ramadhani, A. H., Rizawati, D., Nuha, U., Al, A., Amalia, S., & Wahyudi, A. (2025). Efisiensi pemupukan tembakau melalui inovasi alat penabur pupuk PVC Ardian. Karya Nyata: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 2(3), 227–235.
Rasit, R., Pondani, I., Delfitra, O., Syafitri, A., Juwita, R., Husni, N., Febriani, A., Sakdah, N., Wardani, Z., & Fadhly, Z. (2026). Pemanfaatan pipa paralon sebagai alat penabur pupuk sederhana. Zona: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1), 64–73. https://doi.org/10.71153/zona.v3i1.427
Rizal, M., & Firdaus. (2025). Pemanfaatan pipa paralon sebagai alat penabur pupuk sederhana. Abdi Techno, 5(2), 51–56.
Sari, C. P. P., Handoko, S. V. P., Pranata, A. R., & Dutahatmaja, A. (2024). Inovasi alat penabur pupuk berbasis pipa PVC di Dusun Pandansari, Desa Wonoploso, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto. Prosiding Patriot Mengabdi, 3(1), 469–478.
Taufikurrahman, T., Raharja, D. P., Jauhari, M. K. P., Kristina, N. A., & Abhirama, A. (2022). Penerapan pipa paralon dalam teknologi tepat guna sebagai sarana alat bantu sebar pupuk tanaman jagung. Literasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Inovasi, 2(2), 1277–1284.
Wardhana, M. R. K., Mufidah, I., & Martini, S. (2024). Perancangan alat pemetik daun teh untuk mengurangi risiko musculoskeletal disorders pada petani. Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM), 7(2), 148–160. https://doi.org/10.31602/jieom.v7i2.15429
Widodo, L., Djaha, R. J., & Hidayat, M. (2025). Faktor risiko ergonomi dan kesehatan kerja petani pengolah lahan pertanian padi basah. Jurnal Mitra Teknik Industri, 4(2), 95–105.
Yumeina, D., & Hidayah, N. (2025). Pembuatan alat penabur pupuk sederhana. Abdi Techno, 5(2), 44–50. https://doi.org/10.70124/abditechno.vi.1756
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.












