Optimalisasi Potensi Buah Naga melalui Pelatihan Pembuatan Puding sebagai Upaya Meningkatkan Pendapatan Masyarakat Desa Payung
DOI:
https://doi.org/10.53299/ba-jpm.v6i4.5632Keywords:
buah naga, nilai tambah, pemberdayaan masyarakat, potensi lokal, puddingAbstract
Pemanfaatan potensi lokal merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mendukung pemberdayaan dan pengembangan ekonomi masyarakat desa. Desa Payung, Kecamatan Payung, Kabupaten Karo memiliki potensi buah naga yang dapat dikembangkan tidak hanya sebagai produk segar, tetapi juga sebagai produk olahan yang memiliki nilai tambah. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat, khususnya ibu-ibu Desa Payung, dalam mengolah buah naga menjadi produk puding serta mengenalkan pengemasan, penentuan harga, dan pemasaran sederhana. Kegiatan dilaksanakan pada 28 Agustus 2026 pukul 15.00–16.00 WIB dengan menggunakan metode pemberdayaan masyarakat melalui pendekatan partisipatif dan desain deskriptif kualitatif. Tahapan kegiatan meliputi edukasi, demonstrasi, praktik pembuatan puding, pengemasan dan pelabelan, pengenalan pengelolaan usaha, serta evaluasi melalui diskusi dan tanya jawab. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa praktik pengolahan menghasilkan 50 cup puding buah naga dengan total biaya produksi sebesar Rp150.000 atau rata-rata Rp3.000 per cup. Kegiatan juga memberikan pengalaman kepada peserta dalam mengolah buah naga menjadi produk pangan yang dapat dikembangkan pada skala rumah tangga. Meskipun demikian, kegiatan ini belum dapat membuktikan adanya peningkatan pendapatan karena belum dilakukan penjualan dan belum tersedia data keuntungan masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan pendampingan lanjutan dalam produksi, pengemasan, pemasaran, pencatatan biaya, dan pengujian pasar agar inovasi puding buah naga dapat dikembangkan sebagai usaha berbasis potensi lokal yang berkelanjutan.
References
Badan Pusat Statistik Kabupaten Karo. (2025). Kecamatan Payung Dalam Angka 2025. Badan Pusat Statistik Kabupaten Karo. Badan Pusat Statistik Kabupaten Karo. (2025). Kecamatan Payung Dalam Angka 2025.
Carolin, B. T., Novitasari, D., Asnita, E., Ramadhani, D., Astuti, E. P., Masriyah, M. N., & Wulandari, S. R. (2025). Providing additional food of dragon fruit pudding as an effort to prevent stunting. Journal of Community Empowerment for Multidisciplinary, 3(1), 22–31.
Diniyah, N., Nafi', A., Leseni, N. K., & Dwiyanti, I. N. (2022). Pemberdayaan Kelompok Petani Buah Naga Melalui Aneka Produk Olahan. Jmm (Jurnal Masyarakat Mandiri), 6(2), 1328.
Evikana, L. (2024). Nalisis Perbandingan Keuntungan Usahatani Buah Naga Merah (Hylocereus Polyrhizus) Menggunakan Lampu Dan Non-Lampu Di Kabupaten Karo. [Skripsi, Universitas Malikussaleh.].
Fadhila, P. T., Brilliantina, A., Sasmita, I. R. A., & Mardiyanto, M. (2026). Pelatihan pembuatan kerupuk buah naga guna meningkatkan nilai tambah dan umur simpan buah naga di Kabupaten Banyuwangi. Abdimas Galuh.
Hardiani, H., Bhakti, A., Zevaya, F., Maisyarah, N. D., & Parok, A. (2021). Pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan nilai tambah produk lokal buah naga menjadi selai (Studi kasus Desa Mekar Sari dan Desa Pelawan Jaya). Studium: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(2), 63–70.
Hariyono, & Sedayu, A. (2022). Analisis nilai tambah pengolahan buah naga (Hylocereus undatus) menjadi dodol buah naga di Kabupaten OKU Timur. Jurnal Bakti Agribisnis, 8(1). https://doi.org/10.53488/jba.v8i01.139
Majidah, R., Noer Fathia, S., Octary, A. D., & Eka Putri, W. R. (2024). Pelatihan pengolahan selai dan marmalade buah naga, pendampingan digital marketing dan pengelolaan keuangan di Pekon Gedung Surian, Lampung Barat. BEGAWI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 43–49.
Mariana, R. R., Nurjanah, N., Setiawati, T., Jayanti, P., & Lose, Y. A. (2023). Pemberdayaan potensi lokal melalui inovasi kuliner produk buah naga merah di Desa Rejosari Kabupaten Malang. Jurnal Pengabdian West Science, 2(7), 499–513.
Nirmala, A. R., Fahira, M. A., Ashri, J. M., Salsabila, P. A., Halim, A., & Andanalusia, M. (2024). Pemberdayaan ibu-ibu PKK Desa Sambik Elen melalui diversifikasi produk olahan buah naga. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 7(1), 115–119. https://doi.org/10.29303/jpmpi.v7i1.7301
Noviyanti, N. D., & Dalmayanti, F. (2024). Sosialisasi pemanfaatan buah pisang dan buah naga menjadi olahan puding dengan kandungan antioksidan yang baik bagi kesehatan. Prosiding Seminar Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat dan Kuliah Kerja Nyata, 2(1). https://doi.org/10.30587/prosidingkkn.v2i1.8895
Saputra, A. P., Yulianto, A., Arba, A., Akanboy, J. N., Palaifana, O., & Kanna, A. S. (2025). Puding buah naga: Inovasi makanan sehat sebagai potensi kewirausahaan bagi masyarakat. Khaliya Onomiyea: Jurnal Abdimas Nusantara, 3(1), 21–28.
Setiani, N., Baroroh, U., Kelana, H. W., Ardiansyah, S. A., Mardiah, I., & Nela, N. (2024). Pemanfaatan buah naga merah menjadi produk minuman probiotik di Esa Kareem Primary School. Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma, 5(2), 245–251. https://doi.org/10.26874/jakwk.v5i2.383
Triono, A., Ririen, D., Corrina, F., & Rahayu, T. (2023). Pendampingan pengembangan produk unggulan desa pada usaha pengolahan buah naga berbasis komunitas di Desa Pontian Mekar. VALUES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1), 6–12.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.












