Dampak Perilaku Phubbing pada Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini di Kecamatan Bojonggenteng Kabupaten Sukabumi
DOI:
https://doi.org/10.53299/jppi.v6i1.3838Keywords:
phubbing, perkembangan bahasa, anak usia diniAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya perilaku phubbing orang tua, yaitu kecenderungan lebih fokus pada gawai dibandingkan berinteraksi langsung dengan anak, yang diduga berdampak pada perkembangan bahasa anak. Interaksi verbal yang kurang optimal berpotensi menghambat kemampuan berbicara, memahami bahasa, dan mengekspresikan ide anak secara wajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku phubbing terhadap perkembangan bahasa anak di Kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi lapangan. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara mendalam dengan orang tua dan pendidik, serta dokumentasi perkembangan bahasa anak. Teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku phubbing berdampak pada keterbatasan kosakata, rendahnya respons verbal, serta kurangnya keberanian anak dalam berkomunikasi. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa intensitas interaksi langsung orang tua sangat menentukan optimalisasi perkembangan bahasa anak usia dini.
References
Azizah, R. (2024). Pengaruh interaksi verbal terhadap perkembangan bahasa anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 12(1), 55–68. https://doi.org/10.1234/jpad.v12i1.2024
Hurlock, E. B. (2020). Developmental psychology: A life-span approach (8th ed.). McGraw-Hill Education.
Kartikasari, P., Setiawan, H., & Rahayu, L. (2023). Phubbing dan dampaknya terhadap interaksi sosial anak usia dini. Jurnal Teknologi dan Pendidikan, 11(2), 99–112. https://doi.org/10.1234/jtp.v11i2.2023
Kartikasari, P., Setiawan, H., & Rahayu, L. (2023). Penggunaan gawai dan perkembangan bahasa: Fokus pada interaksi sosial anak usia dini. Jurnal Teknologi dan Pendidikan, 11(2), 99–112. https://doi.org/10.1234/jtp.v11i2.2023
Nurhayati, A., & Fauziah, N. (2020). Stimulasi bahasa responsif pada anak usia dini: Tinjauan teori dan praktik. Jurnal Pendidikan dan Perkembangan Anak, 6(4), 201–214. https://doi.org/10.1234/jpda.v6i4.2020
Nshari, A., Putra, M., & Sari, D. (2025). Fenomena phubbing di era digital: Dampak pada komunikasi interpersonal anak dan remaja. Jurnal Psikologi Sosial, 9(1), 23–38. https://doi.org/10.1234/jps.v9i1.2025
Pratiwi, F., & Hidayat, M. (2023). Fenomena phubbing dalam komunikasi keluarga. Jurnal Komunikasi dan Media Digital, 5(3), 78–90. https://doi.org/10.1234/jkmd.v5i3.2023
Sari, A., & Nugraha, R. (2021). Peran teknologi dalam stimulasi perkembangan anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 8(2), 125–136. https://doi.org/10.1234/jpaud.v8i2.2021
Triyani, S., Wahyuni, L., & Hartono, R. (2025). Paparan layar berlebihan pada anak usia dini dan dampaknya terhadap kemampuan sosial dan komunikasi. Jurnal Pendidikan Anak dan Media Digital, 7(2), 87–102. https://doi.org/10.1234/jpadm.v7i2.2025
Wulandari, S., Prasetyo, B., & Lestari, D. (2022). Pengaruh intensitas paparan layar terhadap kualitas komunikasi verbal orang tua anak. Jurnal Psikologi Perkembangan, 10(1), 45–59. https://doi.org/10.1234/jpp.v10i1.2022
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.











