Pengembangan Media Web Google Sites Berbasis Flipped Classroom dengan Konteks Kearifan Lokal Bali untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Sekolah Dasar

Authors

  • I Kadek Wira Ariawan Institut Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan
  • I Ketut Suparya Institut Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan
  • Ni Nyoman Lisna Handayani Institut Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan

DOI:

https://doi.org/10.53299/jppi.v6i2.4038

Keywords:

Google Sites, Flipped Classroom, Kearifan Lokal Bali, IPAS, Hasil Belajar

Abstract

Berangkat dari tantangan rendahnya hasil belajar IPAS dan kurang optimalnya pemanfaatan pembelajaran digital kontekstual di sekolah dasar, penelitian ini menjadi penting untuk menghadirkan inovasi yang relevan dengan karakteristik peserta didik. Selain itu, integrasi kearifan lokal Bali dalam pembelajaran masih belum dimaksimalkan sebagai sumber belajar yang bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran Web Google Sites berbasis Flipped Classroom dengan konteks Kearifan Lokal Bali guna meningkatkan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) pada materi Harmoni dalam Ekosistem bagi peserta didik kelas V sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Teknik sampling yang digunakan adalah cluster random sampling, dengan subjek penelitian melibatkan 168 peserta didik kelas V dari enam sekolah dasar di Gugus I Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, Bali. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, kuesioner validasi, uji kepraktisan, serta pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media yang dikembangkan memperoleh rata-rata skor validasi sebesar 87,22% (kategori sangat baik) berdasarkan penilaian ahli materi, ahli media, dan ahli bahasa. Uji kepraktisan memperoleh rata-rata 90,22% (kategori sangat baik) berdasarkan respons guru dan peserta didik. Hasil uji efektivitas menunjukkan peningkatan rata-rata hasil belajar dari 52,14 pada pretest menjadi 81,67 pada posttest. Berdasarkan perhitungan N-gain, diperoleh nilai sebesar 0,62 yang termasuk dalam kategori sedang, yang menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar yang signifikan. Selain itu, uji-t berkorelasi menghasilkan nilai t = 31,74 dengan p = 0,000 (p < 0,05) dan hasil perhitungan effect size diperoleh sebesar  2,45 menunjukkan bahwa media yang dikembangkan memiliki pengaruh yang sangat kuat terhadap peningkatan hasil belajar IPAS. Dengan demikian, media Web Google Sites berbasis Flipped Classroom dengan konteks Kearifan Lokal Bali layak digunakan sebagai inovasi pembelajaran digital yang efektif dan bermakna di sekolah dasar.

References

Abeysekera, L., & Dawson, P. (2015). Motivation and Cognitive Load in the Flipped Classroom: Definition, Rationale and a Call for Research. Higher Education Research & Development, 34(1), 1–14. https://doi.org/10.1080/07294360.2014.934336

Agung, A. A. . (2010). Pengantar Evaluasi Pendidikan. Universitas Pendidikan Ganesha.

Akçayır, G., & Akçayır, M. (2018). The Flipped Classroom: A Review of Its Advantages and Challenges. Computers & Education, 126, 334–345. https://doi.org/10.1016/j.compedu.2018.07.021

Bergmann, J., & Sams, A. (2012). Flip Your Classroom: Reach Every Student in Every Class Every Day. International Society for Technology in Education.

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2022). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (6th ed.). SAGE Publications.

Dewi, N. K. A., Sudarma, I. K., & Tegeh, I. M. (2022). Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Kearifan Lokal Bali untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep IPA Siswa Kelas IV SD. Jurnal Mimbar Ilmu, 27(1), 113–123. https://doi.org/10.23887/mi.v27i1.44156

Diantari, R. P., Tika, I. N., & Wiratini, N. M. (2025). Development of a Science Literacy Test with a Socio-Scientific Issues ( SSI ) Context for Junior High School Students. 11(9), 361–369. https://doi.org/10.29303/jppipa.v11i9.12345

Fitriani, H. (2019). Exploring the prospective teachers’ critical thinking and critical analysis skills. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 8(3), 379–390. https://doi.org/10.15294/jpii.v8i3.19434

Fitriani, R., Wahyudi, W., & Setiawan, A. (2022). Efektivitas Media Pembelajaran Berbasis Google Sites terhadap Motivasi dan Kemandirian Belajar Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 6(4), 6412–6421. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i4.3541

Fitrianto, I., Aimah, S., Hamid, R., & Mulalic, A. (2023). The effectiveness of the learning strategy " think , talk , write " and snowball for improving learning achievement in lessons insya ’ at Islamic Boarding School Arisalah. 1(1), 13–22.

Gay, G. (2018). Culturally Responsive Teaching: Theory, Research, and Practice (3rd ed.). Teachers College Press.

Khoirunnisa, N. (2025). Pemanfaatan Teknologi Digital dalam Pembelajaran di Era Revolusi Industri 4.0: Tantangan dan Peluang bagi Pendidikan Dasar. Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar, 11(1), 22–35.

Khoirunnisa, N., Nisa, A., & Nurani, N. (2023). Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Google Sites pada Mata Pelajaran Tematik di Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 7(1), 543–552. https://doi.org/10.31004/basicedu.v7i1.4534

Lo, C. K., & Hew, K. F. (2017). A Critical Review of Flipped Classroom Challenges in K-12 Education: Possible Solutions and Recommendations for Future Research. Research and Practice in Technology Enhanced Learning, 12(1), 4.

Mayer, R. E. (2021). Multimedia Learning (3rd ed.). Cambridge University Press. https://doi.org/10.1017/9781316941355

Miranda, J., Navarrete, C., Noguez, J., Molina-Espinosa, J.-M., Ramírez-Montoya, M.-S., Navarro-Tuch, S. A., Bustamante-Bello, M.-R., Rosas-Fernández, J.-B., & Molina, A. (2021). The Core Components of Education 4.0 in Higher Education: Three Case Studies in Engineering Education. Computers & Electrical Engineering, 93, 107278.

Novak, J. D., & Cañas, A. J. (2023). The Origins of the Concept Mapping Tool and the Continuing Evolution of the Tool. Information Visualization, 5(3), 175–184. https://doi.org/10.1057/palgrave.ivs.9500126

Oke, A., & Fernandes, F. A. P. (2020). Innovations in Teaching and Learning: Exploring the Perceptions of the Education Sector on the 4th Industrial Revolution (4IR). Journal of Open Innovation: Technology, Market, and Complexity, 6(2), 31. https://doi.org/10.3390/joitmc6020031

Rahayu, N. W., & Suardana, I. N. (2021). Integrasi Kearifan Lokal Bali dalam Pembelajaran IPA untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Siswa. Jurnal Pendidikan Sains Indonesia, 9(2), 189–200. https://doi.org/10.24815/jpsi.v9i2.20374

Saputra, H. J., Arifin, S., & Wahyuni, R. (2022). Connectivism sebagai Landasan Pengembangan Media Pembelajaran Digital di Era Society 5.0. Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan, 9(1), 44–55. https://doi.org/10.21831/jitp.v9i1.44712

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D (Edisi ke-3). Alfabeta.

Sumiati, A., & Naftipulu, D. (2022). Systematic Review Penggunaan Model ADDIE dalam Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Teknologi di Indonesia. Jurnal Teknologi Pendidikan, 24(2), 103–115. https://doi.org/10.21009/jtp.v24i2.27890

Suparya, I. K. (2016). Penerapan Model Problem Base Learning Melalui Lesson Study Untuk Meningkatkan Kemampuan Jurusan Pendidikan Guru. 1(1).

Suparya, I. K. (2019). Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Talk Write (TTW) Terhadap Hasil Belajar dan Kemampuan Berpikir Kritis Pada Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar. Widyacarya: Jurnal Pendidikan, Agama Dan Budaya, 2(2), 19–24.

Suparya, I. K., Suastra, I. W., Suma, K., & Putrayasa, I. B. (2024). Enhancing Scientific Literacy in Primary Education: A Novel Approach through Culturally Integrated Science Textbook Development. Pakistan Journal of Life and Social Sciences, 22(1), 5170–5178. https://doi.org/10.57239/PJLSS-2024-22.1.00380

Suparya, I. K., Wartayasa, I. K., & Ariyana, K. S. (2025). Improving Critical Thinking Ability of Elementary School Students in Science Learning through Scientific Learning Model based on Tri Kaya Parisudha. 9(2), 220–229. https://doi.org/https://doi.org/10.23887/jisd.v9i2.91818

Suseni, I. W. (2021). Nilai-Nilai Kearifan Lokal Bali dalam Upacara Tumpek Wariga sebagai Sumber Belajar IPA Berbasis Budaya. Jurnal Santiaji Pendidikan, 11(2), 145–155. https://doi.org/10.36733/jsp.v11i2.2540

Wulandari, N. (2021). Pengaruh Model Flipped Classroom Berbantuan Media Digital terhadap Kemandirian dan Hasil Belajar Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 8(2), 197–210. https://doi.org/10.30659/pendas.8.2.197-210

Downloads

Published

2026-04-06

How to Cite

Ariawan, I. K. W., Suparya, I. K., & Handayani, N. N. L. (2026). Pengembangan Media Web Google Sites Berbasis Flipped Classroom dengan Konteks Kearifan Lokal Bali untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 6(2), 1130–1145. https://doi.org/10.53299/jppi.v6i2.4038