Manajemen Ruang Pembelajaran untuk Mengoptimalkan Proses Belajar pada Kondisi Defisit Ruang Kelas di Sekolah Dasar

Authors

  • Yudi Permana Universitas Islam Nusantara
  • Ade Tutty Rokhayati Rosa Universitas Islam Nusantara

DOI:

https://doi.org/10.53299/jppi.v6i2.4066

Keywords:

manajemen pembelajaran, ruang pembelajaran, defisit ruang kelas, proses belajar, sekolah dasar

Abstract

Keterbatasan ruang kelas (defisit ruang) masih menjadi permasalahan yang banyak dihadapi sekolah dasar dan berpotensi mengganggu efektivitas proses pembelajaran. Kondisi ini menuntut adanya strategi manajemen ruang pembelajaran yang adaptif agar kegiatan belajar tetap dapat berlangsung secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen ruang pembelajaran dalam mengoptimalkan proses belajar pada kondisi defisit ruang kelas di sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus yang dilaksanakan di SD Negeri Sukamanah Kabupaten Cianjur dan SD Negeri Caringin 2 Kabupaten Sukabumi. Penentuan subjek penelitian dilakukan melalui teknik purposive sampling, meliputi kepala sekolah dan guru sebagai informan utama. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen ruang pembelajaran dilakukan melalui perencanaan penggunaan ruang, pengorganisasian jadwal pembelajaran, pemanfaatan ruang alternatif di lingkungan sekolah, serta evaluasi penggunaan ruang secara berkala. Strategi tersebut memungkinkan proses pembelajaran tetap berlangsung secara efektif meskipun dalam kondisi keterbatasan ruang kelas. Selain itu, kemampuan guru dalam menyesuaikan metode pembelajaran serta peran kepala sekolah dalam mengoordinasikan pengelolaan ruang menjadi faktor penting dalam mendukung optimalisasi proses belajar. Penelitian ini merekomendasikan penguatan perencanaan berbasis kebutuhan, pengembangan sistem penjadwalan yang lebih fleksibel, serta peningkatan kreativitas pemanfaatan ruang alternatif. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengkaji efektivitas manajemen ruang pembelajaran melalui pendekatan kuantitatif atau mixed-method serta pada konteks sekolah yang lebih beragam.

References

A, S. N., & Muthi, I. (2025). Kenyamanan Lingkungan Kelas dan Pengaruhnya terhadap Motivasi Siswa Sekolah Dasar. 3(September).

Almaida, D. K., & Fahmi, I. (2023). Peran Kepala Sekolah Dalam Manajemen Sarana Dan Prasarana Pendidikan di SDN Cibuntu 04. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 9(25), 273–279.

Aripin, J., & Ara, H. (2023). Peran Kepala Sekolah Dalam Pengelolaan Perencanaan Sarana Prasarana Pendidikan Di Ma As-Sa ’ Adah. 36, 501–508.

Benowitz, E. (2001). Cliffsquickreview Principles of management. Houghton Mifflin Harcourt.

Creswell, J. W., & Clark, V. L. P. (2017). Designing and conducting mixed methods research. Sage publications.

Dealisya, D., Putri, C., Sultan, U., & Tirtayasa, A. (2021). Pengelolaan Sarana Dan Prasarana Pendidikan Dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran. 1–7.

Fadila, R. N., Lutfiani, E. A., Ramadiani, I. S., & Veronika, N. (2020). Efektivitas Pengelolaan Sumber Daya Sekolah dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan. 8(1), 81–88.

Fadjarwati, N., Suciyani, W. O., Candranurani, H., Sastrawan, J., Sayuti, A. M., Pramono, T. D., Bandung, P. N., Bandung, P. N., & Bandung, P. N. (2022). GREEN SCHOOL DI SDN 231 SUKAASIH KOTA BANDUNG. 3(2), 1–20.

Fahira, F. U. (2025). Ketimpangan fasilitas pembelajaran terhadap proses belajar madrasah di Pasuruan. 3, 458–470.

Fitria, E. D., Julian, P. D., & Hidayat, Y. (2025). Konsep Dasar Sarana Prasarana Pendidikan : Analisis Tujuan dan Prinsip-Prinsip Manajemen Sarana dan Prasarana. 2(2), 331–338.

Hakim, D. R. (2020). Evaluasi Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah Menengah Kejuruan. Jurnal Penelitian Pendidikan Dan EKonomi, 17(1), 11–23. https://doi.org/10.25134/equi.v17i01.ABSTRACT

Juharmin, S., Juflyn, A., Yongki, I., & Safaat. (2025). Penataan Ruang Kelas Sekolah Dasar dan Meningkatkan Kualitas Pembelajaran. Journal Odf Human and Education, 5(1), 338–343.

Merdeka, I., Siregar, W., & Paizah, N. (2025). Dampak keterbatasan sarana dan prasarana terhadap keefektifan pembelajaran peserta didik. September, 16413–16420.

Nellirahati, & Jarmita, N. (2025). Management Of Educational Facilities And Infrastructure To Improve The Quality Of Learning. Jurnal Education Science, 11(April), 35–43.

Nurhasanah, S. (2021). Integrasi Pendidikan Multikultural Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (Pai) Untuk Membentuk Karakter Toleran. Al-Hasanah : Islamic Religious Education Journal, 6(1). https://doi.org/10.51729/6135

Ramadhina, M. S. (2025). Kontribusi Supervisi Klinis dalam Meningkatkan Kualitas Pengajaran : Studi Kasus di MIS Trubus Iman. 5(1).

Riyadi, S. (2025). Strategi Pengelolaan Sarana Prasarana Pendidikan untuk Menciptakan Lingkungan Belajar yang Kondusif. 4(1), 5219–5228.

Terry, G. R. (2014). Dasar Dasar Manajemen.pdf. Bumi Aksara.

Yin, R. K. (2018). Case study research and applications: Design and methods. In Journal of Hospitality & Tourism Research (Vol. 53, Issue 5). https://doi.org/10.1177/109634809702100108

Yudi Kirmadi, M. S. (2025). Petunjuk Teknis tentang Pengelolaan Bantuan Operasional Satuan Pendidikan ( BOSP ). sehingga disebut dengan pembiayaan . Sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia dari kata bermutu . Menurut ( Kartika , 2022 ) bahwa lembaga pendidikan harus menyediakan dana. Jurnal Tahsinia, 6(3), 463–479.

Zarlis, D. R., & Elfitra, S. (2024). Supervisi Klinis Dalam Menghadapi Dinamika Pendidikan. 2, 17–28.

Downloads

Published

2026-04-06

How to Cite

Permana, Y., & Rosa, A. T. R. (2026). Manajemen Ruang Pembelajaran untuk Mengoptimalkan Proses Belajar pada Kondisi Defisit Ruang Kelas di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 6(2), 1009–1019. https://doi.org/10.53299/jppi.v6i2.4066