Manajemen Kesiswaan Berbasis Pendekatan Emansipatoris dalam Meningkatkan Kedisiplinan Siswa SMP
DOI:
https://doi.org/10.53299/jppi.v6i2.4067Keywords:
manajemen kesiswaan, pendekatan emansipatoris, kedisiplinan siswa, manajemen sekolah, SMPAbstract
Kedisiplinan siswa masih menjadi permasalahan penting di sekolah menengah pertama, terutama karena pendekatan pembinaan yang cenderung bersifat top-down dan berbasis sanksi belum mampu menumbuhkan kesadaran internal siswa secara berkelanjutan. Kondisi ini menuntut adanya pendekatan manajemen kesiswaan yang lebih humanistik dan partisipatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen kesiswaan berbasis pendekatan emansipatoris dalam meningkatkan kedisiplinan siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus multisitus yang dilaksanakan di SMP Negeri Satu Atap Terpadu Cibinong dan SMP Negeri 2 Kiarapedes Kabupaten Purwakarta. Penentuan subjek penelitian dilakukan melalui teknik purposive sampling, meliputi kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, guru bimbingan konseling, wali kelas, serta siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pendekatan dalam pengelolaan kedisiplinan siswa di kedua sekolah. SMP Negeri Satu Atap Terpadu Cibinong masih menerapkan pendekatan yang bersifat struktural dan berbasis kepatuhan terhadap aturan, sedangkan SMP Negeri 2 Kiarapedes menerapkan pendekatan emansipatoris yang menekankan partisipasi, dialog, refleksi, dan pemberdayaan siswa. Pendekatan ini terbukti lebih efektif dalam membangun kedisiplinan yang berakar pada kesadaran internal dan tanggung jawab pribadi siswa. Penelitian ini merekomendasikan penguatan pendekatan partisipatif dan dialogis dalam manajemen kesiswaan. Penelitian selanjutnya disarankan untuk menguji efektivitas pendekatan emansipatoris melalui pendekatan kuantitatif atau mixed-method serta pada konteks sekolah yang lebih luas untuk meningkatkan generalisasi temuan.
References
Arifudin, O., & Kartika, I. (2026). Student Management in Improving Student Discipline at Madrasah Aliyah. International Journal of Economics Management and Social Science, 9(1), 159–170.
Arodani, M. P., Armadi, A., & Zainuddin, Z. (2025). Analisis faktor kedisiplinan siswa di lingkungan sekolah dasar. Ainara Journal (Jurnal Penelitian Dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan), 6(2), 266–274.
Arsyad, R. R., Purwoko, B., & Khamidi, A. (2025). Manajemen Kesiswaan dalam Meningkatkan Kedisiplinan Kehadiran Siswa melalui Tata Tertib. Jurnal Studi Guru Dan Pembelajaran, 8(1), 431–443.
Bear, G. G. (1998). School discipline in the United States: Prevention, correction, and long-term social development. School Psychology Review, 27(1), 14–32.
Bush, T. (2020). Theories of educational leadership and management.
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (Fifth Edit). SAGE Publications Inc.
Dzivhani, M. D. (2000). The role of discipline in school and classroom management: a case study. University of South Africa (South Africa).
Fani, N. D., Lubis, T. N. W., Pradana, G., Ningsih, N. F., Debora, C., Simaremare, A., & Saragih, D. I. (2025). Pendekatan Guru Bimbingan Konseling Dalam Membangun Kesadaran Disiplin Siswa Di SMP Pecawan Medan. SOSIAL: Jurnal Ilmiah Pendidikan IPS, 3(3), 30–39.
Firdaus, M. A. (2020). Pendidikan Akhlak Pendidikan Akhlak Karimah Berbasis Kultur Pesantren. Jurnal Pendidikan Islam, 11(2), 136–151.
Firdaus, M. A., & Erihadiana, M. (2022). Manajemen Peserta Didik Pendidikan Islam. Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 5(01), 41–54.
Freire, P. (2015). Pedagogy of indignation. Routledge.
Gunadi, G., & Amalia, N. (2025). Manajemen kesiswaan SD Amaliah Bogor. Jurnal Pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, Dan Inovasi, 5(6).
Habermas, J. (1984). Habermas: Questions and counterquestions. Praxis International, 4(3), 229–249.
Indrawan, I., & Pedinata, E. (2022). Manajemen Peserta Didik. Penerbit Qiara Media.
Izzah, K., & Magfiroh, L. (2025). Strategi Inovatif Manajemen Kesiswaan dalam Mengelola Disiplin Siswa melalui Tim Penegak di Sekolah Dasar. Attaqwa: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam, 21(1), 28–43.
Khasanah, S. N., & Kurniawan, W. (2026). An Analysis of Teachers’ Roles in Enhancing Students’ Discipline in Teaching and Learning Activities. Edusoshum: Journal of Islamic Education and Social Humanities, 6(1), 252–265.
Khotimah, K. (2018). The implementation of assessment model based on character building to improve students’ discipline and achievement. IOP Conference Series. Materials Science and Engineering, 296(1).
Lincoln, Y., & Guba, B. (1985). Naturalistic inquiry. Beverly Hills: Sage Pulications. Inc.
Maarif, I. (2024). Optimalisasi Penerapan Sanksi Administratif Melalui Pendekatan Partisipatif dan Kolaboratif. Journal of Interdisciplinary Legal Perspectives, 1(1), 59–69.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative Data Analysis A Methods Sourcebook (Third Edit). SAGE Publications, Inc.
Mulyasa, E. (2022). Manajemen dan kepemimpinan kepala sekolah. Bumi Aksara.
Patton, M. Q. (2014). Qualitative research & evaluation methods: Integrating theory and practice. Sage publications.
Rahmawati, N. R., & Utomo, P. (2024). The Role of School Environment and Its Influence on Students’ Discipline and Politeness Character in Primary School Students. Indonesian Journal of Character Education Studies, 1(2), 64–76.
Rianti, E., & Mustika, D. (2023). Peran guru dalam pembinaan karakter disiplin peserta didik. Murhum: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(2), 360–373.
Rolani, M., & Saputra, A. A. (2025). Strengthening Student Discipline Through Islamic Student Management: Case Study at SD Negeri 20 Banyuasin III: Penguatan Kedisiplinan Siswa Melalui Manajemen Kesiswaan Islami: Studi Kasus Di SD Negeri 20 Banyuasin III. Journal of Islamic Education Studies, 1(2), 1–9.
Sallis, E. (2014). Total quality management in education: Third edition. Total Quality Management in Education: Third Edition, 1–168. https://doi.org/10.4324/9780203417010
Shenton, A. K. (2004). Strategies for ensuring trustworthiness in qualitative research projects. Education for Information, 22(2), 63–75.
Stoliarenko, O., Stoliarenko, O., Prokopchuk, V., Zhuravlova, L., Demchenko, I., Martynets, L., & Yakovliv, V. (2021). Fostering a values-based attitude towards a person in secondary schools in the Post-Soviet Space. Revista Romaneasca Pentru Educatie Multidimensionala, 13(3), 166–188.
Tashakkori, A., & Creswell, J. W. (2007). The new era of mixed methods. Journal of Mixed Methods Research, 1(1), 3–7. https://doi.org/10.1177/2345678906293042
Terry, G. R. (1958). Principles Of Management. Alexander Hamilton Institute.
Tilaar, H. A. R. (2014). Manajemen Pendidikan Nasional. Remaja Rosdakarya.
Tisdell, E. J., Merriam, S. B., & Stuckey-Peyrot, H. L. (2025). Qualitative research: A guide to design and implementation. John Wiley & Sons.
Varnham, S., Evers, M., Booth, T., & Avgoustinos, C. (2014). Democracy in schools: Encouraging responsibility and citizenship through student participation in school decision making. International Journal of Law and Education.
Yin, R. K. (2017). Case study research and applications. SAGE Publications US.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.











