Humanist-Based Student Management Model dan Pengaruhnya terhadap Kedisiplinan Siswa di Sekolah Menengah Atas

Authors

  • Lediana Sinurat Universitas Negeri Medan
  • Eka Daryanto Universitas Negeri Medan
  • Sukarman Purba Universitas Negeri Medan

DOI:

https://doi.org/10.53299/jppi.v6i3.4325

Keywords:

Manajemen siswa, model humanis, disiplin siswa, pendidikan karakter, sekolah menengah

Abstract

Masih tingginya permasalahan kedisiplinan siswa serta perlunya inovasi manajemen kesiswaan yang humanis dan berorientasi pada pembentukan karakter menjadi latar belakang penelitian ini. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pendekatan pembinaan yang selama ini diterapkan belum sepenuhnya mampu menumbuhkan kesadaran dan tanggung jawab siswa secara optimal. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas Humanist-Based Student Management Model dalam meningkatkan kedisiplinan siswa pada SMA swasta di Kota Medan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experiment nonequivalent control group design. Sampel penelitian berjumlah 60 siswa, terdiri atas 30 siswa kelompok eksperimen dan 30 siswa kelompok kontrol yang dipilih melalui purposive sampling. Kelompok eksperimen memperoleh perlakuan berupa penerapan Humanist-Based Student Management Model, sedangkan kelompok kontrol menggunakan pola pembinaan konvensional. Data dikumpulkan melalui angket kedisiplinan, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, dan independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor kedisiplinan kelompok eksperimen meningkat dari 68,27 menjadi 84,60, sedangkan kelompok kontrol meningkat dari 67,80 menjadi 73,10. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara kedua kelompok. Dengan demikian, Humanist-Based Student Management Model terbukti lebih efektif dibandingkan pendekatan konvensional dalam meningkatkan kedisiplinan siswa. Model ini berhasil melalui penguatan empati, komunikasi positif, penghargaan, pembinaan preventif, dan pendekatan restoratif. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa sekolah perlu mengembangkan sistem manajemen kesiswaan humanis sebagai strategi inovatif untuk memperkuat budaya disiplin dan pendidikan karakter siswa.

References

Chiu, T. K. F. (2023). Student engagement in K-12 online learning amid COVID-19: A qualitative approach from a self-determination theory perspective. Interactive LearningEnvironments,31(6),3326–3339. https://doi.org/10.1080/10494820.2021.1926289

Chiu, T. K. F., Bali, S., Tondeur, J., Howard, S., & Chan, K. K. H. (2026). Teacher education for artificial intelligence literacy through a self-determination theory perspective. European Journal of Teacher Education, 1–21. https://doi.org/10.1080/02619768.2026.2621848

Cornelius-White, J. H. D. (2021). Qualitative studies on body-based interventions for refugees: a meta-synthesis. Body, Movement and Dance in Psychotherapy, 16(4), 267–285. https://doi.org/10.1080/17432979.2021.1893810

Hidayat, A. N., Sobari, S., & Yuningsih, D. (2026). Etika Administrasi Sekolah untuk Meningkatkan Kedisiplinan Siswa di SD Negeri Jati 2. RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business, 5(1), 3104–3111. https://doi.org/10.31004/riggs.v5i1.6446

Hidayat, R., & Eliasa, E. I. (2024). Dampak komunikasi dalam membangun hubungan positif antara guru dan siswa: Kajian sistematis literatur. Jurnal Pendidik Indonesia, 5(2), 98–107. https://doi.org/10.61291/jpi.v5i2.58

Mansur, M., Fahrurrozi, F., Fitriani, M. I., & Yusuf, Y. (2025). Empowering Educators Through the Transformational Teacher Program: Enhancing Students’ Religious Practices. AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan, 17(2), 2070–2079. https://doi.org/10.35445/alishlah.v17i2.6583

Mulyasa, E. (2019). Manajemen pendidikan karakter. Bumi Aksara.

Niemiec, C. P. , & R. R. M. (2020). Autonomy, competence, and relatedness in the classroom: Applying self-determination theory to educational practice. Theory and Research in Education, 18(2).

Putri, D. A. (2025). Peran Ganda Guru: Pengajar dan Pemberi Layanan Bimbingan Konseling Siswa. JKP (Jurnal Konseling Pendidikan), 9(2), 89–101. https://doi.org/10.29408/jkp.v9i2.32590

Rialda Safitri Agustina, Maulidyna Aliyyu Fajarani, Heri Septian Pratama, Rhyco Alfian Ramadhon, & Aghis Arwa Bekti. (2023). Revolusi Mental: Penguatan Pendidikan Karakter Dalam Membangun Moralitas Dan Etika Yang Baik Pada Generasi Z. Mandub : Jurnal Politik, Sosial, Hukum Dan Humaniora, 2(1), 01–11. https://doi.org/10.59059/mandub.v2i1.825

Rogers, C. R. (2020). A way of being. Rogers, Carl R.

Ryan, R. M., & Deci, E. L. (2020). Intrinsic and extrinsic motivation from a self-determination theory perspective: Definitions, theory, practices, and future directions. Contemporary Educational Psychology, 61, 101860. https://doi.org/10.1016/j.cedpsych.2020.101860

Santrock, J. W. (2022). Educational Psychology (7th ed.). McGraw-Hill Education.

St-Amand, J., Smith, J., & Rasmy, A. (2021). Development and Validation of a Model Predicting Students’ Sense of School Belonging and Engagement as a Function of School Climate. International Journal of Learning, Teaching and Educational Research, 20(12), 64–84. https://doi.org/10.26803/ijlter.20.12.5

Sudrajat, A. (2020). Manajemen Kesiswaan: Teori dan Praktik di Sekolah. Alfabeta.

Wahyu Ningsih, Sufitriyani Sufitriyani, & Siti Diyaus Sobah. (2023). Konsep Pendidikan Profetik Sebagai Pilar Humanisme. ALFIHRIS : Jurnal Inspirasi Pendidikan, 2(1), 234–240. https://doi.org/10.59246/alfihris.v2i1.695

Xie, S., Su, B., Yang, S., Li, J., & Li, H. (2024). A Network Analysis of Emotional Intelligence in Chinese Preschool Teachers. Behavioral Sciences, 14(12), 1132. https://doi.org/10.3390/bs14121132

Downloads

Published

2026-07-04

How to Cite

Sinurat, L., Daryanto, E., & Purba, S. (2026). Humanist-Based Student Management Model dan Pengaruhnya terhadap Kedisiplinan Siswa di Sekolah Menengah Atas. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 6(3), 1941–1953. https://doi.org/10.53299/jppi.v6i3.4325