Manajemen Digitalisasi Sekolah Dasar di Gugus 2 Kecamatan Air Upas Kabupaten Ketapang

Authors

  • Marthin Reynaldo Mata Hine Universitas Negeri Yogyakarta
  • Mada Sutapa Universitas Negeri Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.53299/jppi.v6i3.4383

Keywords:

Digitalisasi Sekolah, Manajemen Pendidikan, Sekolah Dasar, Pembelajaran Digital, Studi Kasus

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya transformasi digital pendidikan di daerah rural yang masih menghadapi keterbatasan infrastruktur dan sumber daya manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen digitalisasi sekolah dasar di Gugus 2 Kecamatan Air Upas Kabupaten Ketapang, khususnya dalam aspek perencanaan, pelaksanaan, hambatan, dan dampak digitalisasi terhadap administrasi serta pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi terhadap kepala sekolah, guru, dan operator sekolah pada tujuh sekolah dasar di Gugus 2 Kecamatan Air Upas. Pemilihan informan dilakukan menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi sekolah telah mulai diterapkan secara bertahap melalui penggunaan aplikasi administrasi digital seperti Dapodik, Google Drive, dan Microsoft Excel, serta media pembelajaran digital berupa video, presentasi, dan gambar interaktif. Temuan penelitian mengungkap empat tema utama, yaitu perencanaan digitalisasi berbasis kebutuhan sekolah, implementasi digitalisasi dalam administrasi dan pembelajaran, hambatan berupa keterbatasan internet dan perangkat teknologi, serta strategi adaptasi sekolah melalui penggunaan perangkat secara bergantian dan pelatihan internal sederhana. Digitalisasi memberikan dampak positif terhadap efektivitas administrasi, kreativitas guru, dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan digitalisasi sekolah di daerah rural tidak hanya dipengaruhi oleh ketersediaan teknologi, tetapi juga oleh kepemimpinan sekolah, kolaborasi warga sekolah, dan kemampuan adaptasi terhadap keterbatasan. Temuan ini berkontribusi dalam pengembangan kajian manajemen digitalisasi pendidikan serta menjadi masukan bagi pengambil kebijakan dalam penguatan infrastruktur dan kompetensi digital guru di sekolah dasar.

Author Biography

Marthin Reynaldo Mata Hine, Universitas Negeri Yogyakarta

Saya REY MATA HINE Mahasiswa yang berfokus pada pendidikan, manajemen pendidikan, dan transformasi digital dalam pembelajaran. Minat penelitian saya berada pada bidang digitalisasi pendidikan, kepemimpinan sekolah, dan proses peningkatan kualitas dalam pendidikan dasar. saya berfokus pada penelitian kualitatif dan penulisan karya ilmiah mengenai isu-isu pendidikan, terutama terkait daerah pedesaan dan wilayah yang kurang beruntung di Indonesia. Selain pekerjaan akademiknya, penulis juga mengerjakan literasi digital serta inovasi pembelajaran berbasis teknologi.

References

Birt, L., Scott, S., Cavers, D., Campbell, C., & Walter, F. (2016). Member checking: A tool to enhance trustworthiness or merely a nod to validation? Qualitative Health Research, 26(13), 1802–1811.

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). Sage Publications.

Cultural Considerations for Effective Digital Transformation in Education. (2025). https://doi.org/10.4018/979-8-3373-3673-2

Ertmer, P. A., & Ottenbreit-Leftwich, A. T. (2010). Teacher technology change: How knowledge, confidence, beliefs, and culture intersect. Journal of Research on Technology in Education, 42(3), 255–284. https://doi.org/10.1080/15391523.2010.10782551

Fullan, M., & Langworthy, M. (2020). A rich seam: How new pedagogies find deep learning. Pearson.

Fusch, P. I., Fusch, G. E., & Ness, L. R. (2018). Denzin’s paradigm shift: Revisiting triangulation in qualitative research. Journal of Social Change, 10(1), 19–32.

Gabriel, F., Marrone, R. L., Sebille, Y. Z. A. V, Kovanović, V., & Laat, M. de. (2022). Digital education strategies around the world: practices and policies. Irish Educational Studies, 41(1), 85–106. https://doi.org/10.1080/03323315.2021.2022513

Gilakjani, A. P., Leong, L. M., & Ismail, H. N. (2013). Teachers’ Use of Technology and Constructivism. International Journal of Modern Education and Computer Science, 5(4), 49–63. https://doi.org/10.5815/IJMECS.2013.04.07

Haleem, A., Javaid, M., Qadri, M. A., & Suman, R. (2022). Understanding the role of digital technologies in education: A review. Sustainable Operations and Computers, 3, 275–285. https://doi.org/10.1016/j.susoc.2022.05.004

Kallio, H., Pietilä, A. M., Johnson, M., & Kangasniemi, M. (2016). Systematic methodological review: Developing a framework for a qualitative semi-structured interview guide. Journal of Advanced Nursing, 72(12), 2954–2965.

Kemendikbudristek. (2021). Program digitalisasi sekolah Indonesia. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2019). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). Sage Publications.

Nasri, N. M. (2025). Challenges in the Implementation of Digital Learning in Primary School. International Journal of Research and Innovation in Social Science, IX(IX), 6181–6185. https://doi.org/10.47772/ijriss.2025.909000504

Navaridas-Nalda, F., Emeterio, M. C. S., Fernández-Ortiz, R., & Arias-Oliva, M. (2020). The strategic influence of school principal leadership in the digital transformation of schools. Computers in Human Behavior, 112, 106481. https://doi.org/10.1016/J.CHB.2020.106481

Palinkas, L. A., Horwitz, S. M., Green, C. A., Wisdom, J. P., Duan, N., & Hoagwood, K. (2020). Purposeful sampling for qualitative data collection and analysis in mixed method implementation research. Administration and Policy in Mental Health, 47(4), 533–544.

Redecker, C., & Punie, Y. (2017). European framework for the digital competence of educators: DigCompEdu. Publications Office of the European Union. https://doi.org/10.2760/159770

Rogers, E. M. (2003). Diffusion of innovations (5th ed.). Free Press.

Rustandi, J., Ansori, M. R., Fahlepi, R., Iriansyah, I., & Marliat, M. (2024). Teacher competence in the digital era a phenomenological study. Jurnal Konseling Pendidikan Islam, 5(2), 527–534. https://doi.org/10.32806/jkpi.v5i2.212

Selwyn, N. (2021). Education and technology: Key issues and debates. Bloomsbury Publishing.

Subiyantoro, S., Musa, M. Z., & Efendi, A. (2024). Preparing Indonesian Primary School Teachers for Deep Learning: Readiness, Challenges, and Institutional Support. Cognitive Development Journal.

Tondeur, J., van Braak, J., Ertmer, P. A., & Ottenbreit-Leftwich, A. T. (2017). Understanding the relationship between teachers’ pedagogical beliefs and technology use in education: A systematic review of qualitative evidence. Educational Technology Research and Development, 65(3), 555–575. https://doi.org/10.1007/s11423-016-9481-2

Trust, T., & Whalen, J. (2020). Should teachers be trained in emergency remote teaching? Journal of Technology and Teacher Education, 28(2), 189–199.

UNESCO. (2023). Global education monitoring report 2023: Technology in education: A tool on whose terms? UNESCO.

Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Harvard University Press.

Yin, R. K. (2020). Case study research and applications: Design and methods (6th ed.). Sage Publications.

Zhang, K. (2025). Empowering Educators: Overcoming Challenges in Digital Education for Remote Areas. Lecture Notes in Education Psychology and Public Media, 81(1), 94–101. https://doi.org/10.54254/2753-7048/2025.20510

Zhu, Y. (2023). Digital Technologies in the Educational Process and the Effectiveness of Their Use (pp. 937–946). https://doi.org/10.1007/978-3-031-24475-9_77

Downloads

Published

2026-07-04

How to Cite

Hine, M. R. M., & Sutapa, M. (2026). Manajemen Digitalisasi Sekolah Dasar di Gugus 2 Kecamatan Air Upas Kabupaten Ketapang. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 6(3), 1984–1995. https://doi.org/10.53299/jppi.v6i3.4383