Pencak Silat sebagai Budaya Lokal dalam Menguatkan Karakter Profil Pelajar Pancasila melalui Ekstrakurikuler SDN 1 Rempoah

Authors

  • Isna Lestari Universitas Muhammadiyah Purwokerto
  • Okto Wijayanti Universitas Muhammadiyah Purwokerto

DOI:

https://doi.org/10.53299/jppi.v6i3.4505

Keywords:

pencak silat, budaya lokal, profil pelajar pancasila, karakter, prestasi nonakademik

Abstract

Sebagai salah satu warisan budaya Indonesia, pencak silat memiliki peran strategis dalam memperkenalkan budaya daerah, memperkuat karakter Profil Pelajar Pancasila, serta mendukung peningkatan prestasi nonakademik peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran kegiatan ekstrakurikuler pencak silat sebagai budaya lokal dalam menguatkan karakter Profil Pelajar Pancasila serta dampaknya terhadap prestasi non-akademik siswa di SDN 1 Rempoah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan informan yang terdiri atas kepala sekolah, pelatih, dan siswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling berdasarkan keterlibatan mereka dalam kegiatan ekstrakurikuler. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan pencak silat berperan penting dalam mengenalkan budaya lokal sekaligus menguatkan karakter siswa yang mencakup beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, gotong royong, mandiri, kreatif, bernalar kritis, dan berkebinekaan global. Karakter tersebut terbentuk melalui pembiasaan, interaksi sosial, dan pengalaman performatif dalam kegiatan. Selain itu, kegiatan pencak silat juga berdampak pada peningkatan prestasi non-akademik siswa yang terlihat dari keikutsertaan dan capaian dalam berbagai kejuaraan. Dengan demikian, pencak silat sebagai budaya lokal efektif dalam mengenalkan budaya bangsa, menguatkan karakter Profil Pelajar Pancasila, serta mendukung pencapaian prestasi non-akademik secara berkelanjutan. Penelitian selanjutnya dapat mengkaji lebih mendalam proses pencapaian prestasi non-akademik siswa melalui kegiatan pencak silat.

References

Aminah, Hairida, & Hartoyo, A. (2022). Penguatan Pendidikan Karakter Peserta Didik melalui Pendekatan Pembelajaran Kontekstual di Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 6(5), 8349–8358. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i5.3791

Arisandi, N. P., Halimah, L., Heryani, H., & Hidayah, Y. (2022). Implementasi Pendidikan Karakter pada Kesenian Pencak Silat. Formosa Journal of Applied Sciences, 1(5), 921–938. https://doi.org/https://10.55927/fjas.v1i5.1551

Bintaro, T. Y. (2022). Penerapan Pendidikan Karakter Berbasis Kearifan Lokal di Sekolah Dasar. Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 2(1), 49–53. https://ejournal.amertamedia.co.id/index.php/amerta/article/view/223

Haryani. (2024). Analisis Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Dalam Kegiatan Psht Di Sd Negeri 72 Rejang Lebong (Issue 19591092). Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup.

Juwandi, R. (2022). Penguatan Civic Culture Berbasis Nilai Kearifan Lokal Melalui Eksistensi Pencak Silat Sebagai Kebudayaan Daerah. Jurnal Moral Kemasyarakatan, 7(2), 194–205. https://doi.org/https://doi.org/10.21067/jmk.v7i2.7444

Kardiawan, I. K. H., Nitiasih, P. K., & Riastini, P. N. (2023). Kecerdasan Emosi Atlet Tenis Lapangan : Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi dan Cara Mengembangkannya. Jurnal Ilmu Keolahragaan Undiksha, 11(3), 240–244. https://doi.org/https://doi.org/10.23887/jiku.v11i3.65989 Kecerdasan

Kemendikbudristek. (2022). Nomor 009/H/KR/2022 Tentang Dimensi, Elemen, Dan Subelemen Profil Pelajar Pancasila Pada Kurikulum Merdeka (Issue 021).

Koentjaraningrat. (1985). Kebudayaan, Mentalitas, dan Pembangunan. PT Gramedia. https://welib.st/md5/c6c3c265150c1fe26f6db1669dd4819d

Lickona, T. (2012). Educating for Character: Mendidik untk Membentuk Karakter, terj. Juma Wadu Wamaungu dan Editor Uyu Wahyuddin dan Suryani. Bumi Aksara.

Lubis, J., & Wardoyo, W. (2016). Pencak Silat Edisi Ketiga. Pt Rajagrafindo Persada. https://welib.me/md5/c4a43257340337905eab5fe000af8221

Maharani, S. T., & Muhtar, T. (2022). Implementasi Pembelajaran Berbasis Kearifan Lokal untuk Meningkatkan Karakter Siswa. Jurnal Basicedu, 6(4), 5961–5968. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i4.3148

Miller, J. P. (2019). The Holistic Curriculum Third Edition. University of Toronto Press.

Najiah, M., Jamaludin, U., & Rosmilawati, I. (2024). Project to Strengthen the Profile of Pancasila Students Based on Local Wisdom through Pencak Silat Extracurricular Activities in Building Elementary School Students ’ Character. Jurnal Manajemen, Kepemimpinan, Dan Supervisi Pendidikan, 9(2), 1012–1023.

Oktaviana, S. M., & Jannah, M. (2020). Hubungan antara Regulasi Emosi dengan Sport Confidence pada Siswa yang Mengikuti Ekstrakurikuler Olahraga di SMPN 19 Surabaya. Jurnal Penelitian Psikologi, 7(No. 3). https://doi.org/https://doi.org/10.26740/cjpp.v7i3.34750

Rasyid, R., Fajri, M. N., Wihda, K., & Muh. Zaki Mubarak Ihwan, M. F. A. (2024). Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Dunia Pendidikan. Jurnal Basicedu, 8(2), 1278–1285. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/basicedu.v8i2.7355 ISSN

Salma, R. R., & Haryanto, A. D. (2023). Pembentukan Karakter Siswa Sekolah Dasar Melalui Ekstrakulikuler Pencak Silat Di Madrasah Ibtidaiyah. Educatia : Jurnal Pendidikan Dan Agama Islam, 12(2), 100–124. https://doi.org/10.69879/hn1vmn18

Salsabila, A. D., Aulia, R., Marwah, T., Ibrahim, A., Dewi, N. K., Sofwatunnisa, N. A., & Mulyana, A. (2025). Peran Pembelajaran Pencak Silat dalam Membentuk Disiplin dan Pengendalian Diri Anak Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(2), 12268–12273.

Santika, E. F. (2025). KS dan Bullying Paling Marak Terjadi di Sekolah Indonesia pada 2024. Databoks. https://databoks.katadata.co.id/pendidikan/statistik/691afb6fd5f50/ks-dan-bullying-paling-marak-terjadi-di-sekolah-indonesia-pada-2024

Santika, R., & Dafit, F. (2023). Implementasi Profil Pelajar Pancasila sebagai Pendidikan Karakter di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(6), 6641–6653. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i6.5611

Sugiyono. (2023). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sumarni, M. L., Jewarut, S., Melati, F. V., Informasi, T., & Bhuana, I. S. (2024). Integrasi Nilai Budaya Lokal Pada Pembelajaran di Sekolah Dasar. Journal of Education Research, 5(3), 2993–2998.

Supinah, & Parmi, I. T. (2011). Pengembangan pendidikan budaya dan karakter bangsa melalui pembelajaran matematika di sd. Kementerian Pendidikan Nasional.

Suwandi, Putri, R., Fierna, M., & Lusie, J. (2024). Peran Perguruan Pencak Silat dalam Pembentukan Karakter. Jurnal Ilmu Sosial Dan Budaya Indonesia, 2(2), 51–57.

Taufik, & Ma’arif, M. A. (2023). Kegiatan Ekstrakurikuler dalam Meningkatkan Prestasi Akademik dan Non Akademik Peserta Didik SDI KHA Wahid Hasyim Bangil. Arus Jurnal Pendidikan, 3(3), 156–162. https://doi.org/https://doi.org/10.57250/ajup.v3i3.286

UNESCO. (2019). Convention For The Safeguarding Of The Intangible Cultural Heritage.

UNICEF. (2021). Action to end violence against children in schools UNICEF Review of Programme Interventions Illustrating Actions to Address Violence against Children in and around Schools • 2018-2020. In UNICEF for every child (Vol. 1, Issue 1). https://www.unicef.org/media/101891/file/CSAE-Programme-Review-2021.pdf

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional. (2003).

Downloads

Published

2026-07-04

How to Cite

Lestari, I., & Wijayanti, O. (2026). Pencak Silat sebagai Budaya Lokal dalam Menguatkan Karakter Profil Pelajar Pancasila melalui Ekstrakurikuler SDN 1 Rempoah. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 6(3), 2174–2189. https://doi.org/10.53299/jppi.v6i3.4505