Perbedaan Metode Pembelajaran Eksperimen Terbimbing dengan Metode Pembelajaran Konvensional terhadap Hasil Belajar Siswa SMK

Authors

  • Nayaka Pandya Prayudi Universitas Negeri Malang
  • Partono Partono Universitas Negeri Malang
  • Erwin Komara Mindarta Universitas Negeri Malang
  • Dani Irawan Universitas Negeri Malang

DOI:

https://doi.org/10.53299/jppi.v6i3.4530

Keywords:

eksperimen terbimbing, hasil belajar, kelistrikan otomotif, pembelajaran vokasional, SMK

Abstract

Perbedaan hasil belajar pada kompetensi kelistrikan otomotif antara pengimplementasian eksperimen terbimbing maupun pembelajaran konvensional pada siswa SMK menjadi fokus dalam penelitian ini. Metode yang diadopsi ialah pendekatan kuantitatif dengan rancangan quasi experiment melalui nonequivalent control group design. Sebanyak 74 siswa kelas XI Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKRO) dilibatkan sebagai partisipan penelitian yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, kemudian dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Pengumpulan data dilaksanakan melalui pemberian pretest dan posttest mempergunakan instrumen yang telah lolos pengujian validitas maupun reliabilitas. Temuan ini memperlihatkan bahwasanya nilai rerata posttest kelompok eksperimen mencapai 86,3, lebih tinggi dibandingkannya kelompok kontrol yang mendapat 73,1. Pengujian independent sample t-test memberikan hasil nilai Sig. 0,000 (<0,05), sehingga menegaskan adanya perbedaannya yang signifikan pada hasil belajar kedua kelompok. Tidak hanya itu, analisa N-Gain memberikan indikasi peningkatan hasil belajar 66,93% pada kelas eksperimen dengan kategori cukup efektif, sedangkan kelas kontrol hanya mendapat 36,13% maupun tergolong tidak efektif. Efektivitas eksperimen terbimbing dalam menambah tingkatan hasil belajar siswa terbukti lebih baik dibandingkan metode pembelajaran konvensional. Melalui aktivitas praktik, observasi, maupun penyelesaian masalah secara langsung, siswa menjadi lebih aktif sehingga pembelajaran terasa lebih kontekstual serta lebih mudah dipahami. Penelitian ini diharapkannya mampu menjadi bahan rujukan dalam pengembangan pembelajaran vokasional dengan basis praktik di SMK. Penelitian selanjutnya, disarankan agar metode eksperimen terbimbing diterapkan pada materi, kompetensi, maupun cakupan subjek yang lebih luas.

References

Afriani, O., Rifdarmon, R., Nasir, M., & Saputra, H. D. (2024). Pengaruh peran guru sebagai fasilitator terhadap hasil belajar siswa kelas X TKR pada penerapan Kurikulum Merdeka di SMK Negeri 1 Padang. JTPVI: Jurnal Teknologi Dan Pendidikan Vokasi Indonesia, 2(1), 77–86. https://doi.org/10.24036/jtpvi.v2i1.145

Anderson, T., & Lee, B. (2024). Guided laboratory learning and its effect on student performance. International Journal of STEM Education, 11(1), 22. https://doi.org/10.1186/s40594-024-00412-7

Billett, S. (2020). Learning in the Workplace: Strategies for Effective Practice. Routledge.

Chen, X., Zhang, Y., & Liu, H. (2023). Experiential learning in technical education. Education Sciences, 13(4), 389. https://doi.org/10.3390/educsci13040389

Firdaus, M., & Sulaiman, S. (2022). Pengaruh metode pembelajaran konvensional terhadap minat dan prestasi belajar siswa SMK. Jurnal Pendidikan Kejuruan, 12(2), 145–153.

Fitriani, N., & Sulastri, S. (2021). Guided Experiment Method in Science Learning. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 10(3), 420–430. https://doi.org/10.15294/jpii.v10i3.30845

Hernandez, R., & Cruz, P. (2022). The role of active learning in vocational education. Journal of Vocational Education & Training, 74(3), 421–438. https://doi.org/10.1080/13636820.2022.2031234

Hidayat, T., Sudira, P., & Suyitno. (2021). Learning Methods in Vocational Education. Jurnal Pendidikan Vokasi, 11(3), 300–312. https://doi.org/10.21831/jpv.v11i3.43021

Kejuruan, D. P. S. M. (2020). Pedoman penyelenggaraan pendidikan vokasi di SMK. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Kemendikbudristek. (2022). Kurikulum Merdeka: Kebijakan dan implementasi pembelajaran. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Lazonder, A. W., & Harmsen, R. (2016). Meta-analysis of Inquiry-based Learning: Effects of Guidance. Review of Educational Research, 86(3), 681–718.

Lestari, D., Kurniawan, W., & Nurhadi, D. (2022). Effectiveness of Guided Experiment Learning in Vocational Schools. Jurnal Pendidikan Teknologi Dan Kejuruan, 28(2), 210–221. https://doi.org/10.21831/jptk.v28i2.50012

Li, M., Wang, J., & Zhao, Q. (2023). Improving students’ learning outcomes through experimental learning. International Journal of Instruction, 16(2), 789–804. https://doi.org/10.29333/iji.2023.16243a

Morris, T. H. (2020). Experiential Learning Theory: Purposing Experiential Learning for Human Flourishing. Educational Philosophy and Theory, 52(10), 1067–1077.

Nugroho, A., Widiyanti, & Basori. (2021). Implementation of Practical-Based Learning in Vocational Education. Jurnal Pendidikan Vokasi, 11(2), 155–166. https://doi.org/10.21831/jpv.v11i2.41412

Prasetyo, H., Sutrisno, & Lestari, N. (2020). Teacher-centered learning in vocational education. Jurnal Pendidikan Vokasi, 10(3), 267–276. https://doi.org/10.21831/jpv.v10i3.33821

Putra, A., Wibowo, H., & Rahmawati, D. (2023). Pengaruh pembelajaran teacher-centered terhadap hasil belajar siswa SMK pada kompetensi kelistrikan otomotif. Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif, 5(1), 21–30.

Rahman, F., Suryadi, A., & Nugraha, B. (2021). Guided experiment approach to enhance students’ critical thinking skills. Journal of Physics: Conference Series, 1833, 12045. https://doi.org/10.1088/1742-6596/1833/1/012045

Rahmawati, D., & Haryanto, S. (2022). Implementation of guided experimental learning. Jurnal Pendidikan Teknologi Dan Kejuruan, 28(1), 55–66. https://doi.org/10.21831/jptk.v28i1.47612

Santos, J., & Morales, L. (2021). The effectiveness of student-centered learning in vocational education. Journal of Educational Research, 114(5), 567–578. https://doi.org/10.1080/00220671.2021.1872478

Sudira, P. (2016). TVET abad XXI: Filosofi, teori, konsep, dan strategi pembelajaran vokasional. UNY Press.

Wang, L., & Huang, T. (2024). Effectiveness of guided inquiry and experiment-based learning in vocational education. Journal of Technical Education and Training, 16(1), 45–56. https://doi.org/10.30880/jtet.2024.16.01.005

Downloads

Published

2026-07-04

How to Cite

Prayudi, N. . P., Partono, P., Mindarta, E. K., & Irawan, D. (2026). Perbedaan Metode Pembelajaran Eksperimen Terbimbing dengan Metode Pembelajaran Konvensional terhadap Hasil Belajar Siswa SMK. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 6(3), 2260–2271. https://doi.org/10.53299/jppi.v6i3.4530