Studi Eksplorasi Penggunaan Aplikasi Cubase 10.5 pada Mahasiswa Minat Aplikasi Musik Digital Program Studi Pendidikan Musik UNWIRA Kupang
DOI:
https://doi.org/10.53299/jppi.v6i3.4552Keywords:
teknologi musik, pembelajaran musik digital, Cubase 10.5Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara komprehensif mengenai proses eksplorasi dan hasil penggunaan aplikasi Cubase 10.5 sebagai media pembuatan instrumen musik digital. Studi ini difokuskan untuk mengatasi permasalahan terkait kurangnya pemahaman mahasiswa Program Studi Pendidikan Musik Universitas Katolik Widya Mandira (UNWIRA) Kupang dalam mengaplikasikan teknologi audio modern guna menghasilkan karya musik digital. Metode penelitian yang diimplementasikan adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian melibatkan lima mahasiswa yang tergabung dalam program minat bakat aplikasi musik digital di bawah naungan Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Musik UNWIRA. Data primer dan sekunder dikumpulkan secara komprehensif melalui teknik wawancara mendalam, observasi partisipatif, serta dokumentasi terstruktur. Hasil penelitian membuktikan bahwa proses pembelajaran musik digital terlaksana secara sistematis melalui tiga tahap utama: orientasi, pelatihan, dan evaluasi. Tahap orientasi berhasil mengenalkan antarmuka dan fungsi dasar Cubase 10.5. Tahap pelatihan selama delapan kali pertemuan menggunakan metode drill dan recovery terbukti mampu meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam menggambar melodi pada MIDI editor, menambah instrumen virtual, dan mengatur dinamika musik. Pada tahap evaluasi, karya musik digital mahasiswa dinilai memuaskan, meski sempat terkendala oleh kapasitas RAM yang kecil dan minimnya alat bantu output bunyi. Hambatan tersebut berhasil dimitigasi melalui penggunaan perangkat tambahan dan pendekatan bimbingan individual. Kontribusi utama penelitian ini adalah menjadi referensi ilmiah bagi pengembangan metode pembelajaran inovatif berbasis teknologi di institusi pendidikan seni musik. Lebih lanjut, studi ini memfasilitasi integrasi IPTEK ke dalam kurikulum di pendidikan seni musik guna merespons berbagai tuntutan dari industri musik modern saat ini.
References
Baraté, & Presti. (2022). A Collaborative Digital Audio Workstation for Young Learners. Proceedings of the International Conference on Computer Supported Music Education, 2(1).
Burnard, P. , & Murphy, R. (2017). Teaching Music Creatively. Routledge.
Creswell, & Poth. (2018). Qualitative Inquiry and Research Design: Choosing Among Five Approaches (4th ed.).
Honing. (2011). Musical Cognition: A Science of Listening. Transaction Publishers, 2(3).
Jaohari. (2025). Preferensi Digital Audio Workstation (DAW) dan pengaruhnya terhadap estetika musikal mahasiswa teknologi musik. Jurnal Citra Pendidikan, 2(2).
Rahmawati, U., Milyartini, R., & Masunah, J. (2026). Music Composition Learning Using Digital Audio Workstations in Higher Education: A Scoping Review. 28(1), 336–352. https://doi.org/10.21009/JTP2001.6
Ravinsa, & Hidayat, H. (2025). The use of Digital Audio Workstation (DAW) Cubase in music technology lessons. Avant-Garde: Jurnal Ilmiah Pendidikan Seni Pertunjukan, 3(2).
Reuter. (2021). Who Let the DAWs Out? The Digital in a New Generation of the Digital Audio Workstation. Popular Music and Society.
Saputra. (2024). Digital Audio Workstation-Based Learning for Traditional Music Preservation in Higher Education. Resital: Jurnal Seni Pertunjukan, 25(2).
Wise, S., Greenwood, & Davis. (2011). Teachers’ use of digital technology in secondary music education: Illustrations of changing classrooms. British Journal of Music Education.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.











