Pengembangan Media Buku Cerita Bergambar Guna Meningkatkan Literasi Sains dan Minat Belajar Siswa SD Muhammadiyah Mataran

Authors

  • Nur Bella Gustiyani Universitas Negeri Yogyakarta
  • Deni Hardianto Universitas Negeri Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.53299/jppi.v6i4.5579

Keywords:

buku cerita bergambar , literasi sains, minat belajar, model 4D, sekolah

Abstract

Permasalahan rendahnya literasi sains dan minat belajar siswa masih ditemukan dalam pembelajaran IPAS di sekolah dasar, termasuk di SD Muhammadiyah Mataran. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media buku cerita bergambar pada materi keanekaragaman hayati yang layak, praktis, dan efektif. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D. Uji coba melibatkan 49 siswa kelas IV yang dipilih menggunakan teknik sampling jenuh sampling dengan desain quasi-experimental pretest-posttest control group. Penelitian dilaksanakan pada November 2025 setelah memperoleh izin dari kepala sekolah dan guru kelas serta persetujuan orang tua atau wali siswa. Kerahasiaan identitas dan data peserta didik dijaga, dan data digunakan hanya untuk kepentingan penelitian. Instrumen penelitian meliputi lembar validasi ahli, angket kepraktisan, angket minat belajar, dan tes literasi sains. Data dianalisis menggunakan N-Gain, MANOVA dengan uji Hotelling’s Trace, serta partial eta squared melalui SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku cerita bergambar sangat layak, dengan persentase validasi ahli media dan materi masing-masing sebesar 96%. Media juga sangat praktis berdasarkan penilaian guru sebesar 83% dan siswa sebesar 85%. Selain itu, media terbukti efektif meningkatkan literasi sains dan minat belajar secara simultan (p < 0,001), dengan besar pengaruh masing-masing sebesar 20,7% dan 60,0% untuk total sumbangan secara keseluruhan sebesar 60,5%. Dengan demikian, buku cerita bergambar dapat menjadi alternatif media pembelajaran IPAS di sekolah dasar.

References

Akker, J. van den, Branch, R. M., Gustafson, K., Nieveen, N., & Plomp, T. (1999). Design approaches and tools in education and training. Kluwer Academic.

Anggraini, S., & Sukartono, S. (2022). Upaya guru dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 6(3), 5287–5294. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i3.3071

Apriliani, S. P., & Radia, E. H. (2020). Pengembangan media pembelajaran buku cerita bergambar untuk meningkatkan minat membaca siswa sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 4(4), 994–1003. https://doi.org/10.31004/basicedu.v4i4.492

Ardhiniswari, R., Subroto, W. T., & Jacky, M. (2020). Pengembangan media digital picture book berbasis tematik integratif untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas V sekolah dasar. Jurnal Education and Development, 8(3), 363–371.

Arsyad, A. (2014). Media pembelajaran (Edisi revisi). PT RajaGrafindo Persada.

Cahya, A. N., & Sugiarsih, S. (2025). Peran buku cerita bergambar sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan minat baca siswa SD. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(3), 35407–35414.

Cahyani, I. D., Nulhakim, L., & Yuliana, R. (2021). Pengembangan media pembelajaran scrapbook dongeng fabel terhadap minat literasi siswa SD. Jurnal Mimbar PGSD Undiksha, 9(2), 337–343.

Cohen, J. (1988). Statistical power analysis for the behavioral sciences (2nd ed.). Lawrence Erlbaum Associates.

Daryanto. (2016). Media pembelajaran (Edisi revisi ke-2). Gava Media.

Fadillah, F., & Misbah, S. (2025). Pengembangan media pembelajaran scrapbook dofa (dongeng fabel) untuk meningkatkan minat literasi baca siswa kelas II SD. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(1), 221–235.

Febiwanty, J., & Mustika, D. (2024). Faktor-faktor yang mempengaruhi minat siswa terhadap pembelajaran IPA pada anak kelas V di SD Negeri 1 Bukit Batu. Jurnal Inovasi Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia, 1(1), 18-25.

Fitri, A. N., Auliaty, Y., & Imaningtyas. (2023). Pengembangan buku cerita bergambar digital berbasis literasi sains pada pembelajaran IPA materi siklus udara kelas V SD. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 8(1). https://doi.org/10.23969/jp.v8i1.7157

Fuadi, H., Robbia, A. Z., Jamaluddin, J., & Jufri, A. W. (2020). Analisis faktor penyebab rendahnya kemampuan literasi sains peserta didik. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 5(2), 108–116. https://doi.org/10.29303/jipp.v5i2.122

Fukuyama, M. (2018). Society 5.0: Aiming for a new human-centered society. Japan Spotlight, 1, 47-50.

Furqon, M. (2024). Minat belajar. Mafy Media Literasi Indonesia.

Ghozali, I. (2016). Aplikasi analisis multivariete dengan program IBM SPSS 23 (Edisi 8). Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Hair, J. F., Black, W. C., Babin, B. J., & Anderson, R. E. (2010). Multivariate data analysis (7th ed.). Pearson.

Herlambang, Y. T., & Abidin, Y. (2025). Pedagogik multiliterasi futuristik: Paradigma baru dasar literasi pembelajaran di era society 5.0. Naturalistic: Jurnal Kajian Penelitian dan Pendidikan dan Pembelajaran, 9(2), 714–724.

Khairunisa, K., Violita, V., Arsih, F., Chatri, M., Anhar, A., & Fransisca, R. (2025). Development of biology module based on discovery learning and ethnoscience to improve students’ science literacy. Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia, 11, 895–907.

Khoirunna’imah, A., & Anbiya, B. F. (2024). Menumbuhkan minat belajar siswa melalui media buku bergambar dalam pembelajaran di tingkat MI/SD. Jurnal Harmoni Nusa Bangsa, 2(1), 56-61

Kholifah, W. T., & Kristin, F. (2021). Pengembangan bahan ajar cerita bergambar tematik untuk meningkatkan minat baca siswa sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 5(5), 3061–3072. https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i5.1256

Kress, G., & van Leeuwen, T. (2006). Reading images: The grammar of visual design (2nd ed.). Taylor & Francis.

Lederman, N. G., Antink, A., & Bartos, S. (2014). Nature of science, scientific inquiry, and socio-scientific issues arising from genetics: A pathway to developing a scientifically literate citizenry. Science & Education, 23(2), 285–302. https://doi.org/10.1007/s11191-012-9503-3

Mitkovska, S. J., & Popeska, B. (2020). Motivation to learn during a pandemic. Воспитание/Vospitanie - Journal of Educational Sciences, Theory and Practice, 11(15), 217–223.

Nuraeni, R., & Kurnia, I. R. (2024). Pengembangan media buku cerita bergambar dalam meningkatkan minat baca siswa kelas IV sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Inovatif, 6(1), 258-270

OECD. (2019). PISA 2018 assessment and analytical framework. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/b25efab8-en

OECD. (2023). PISA 2022 Results (Volume I): The State of Learning and Equity in Education. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/53f23881-en

Paivio, A. (1979). Imagery and verbal processes. Lawrence Erlbaum Associates.

Ratnasari, E. M., & Zubaidah, E. (2019). Pengaruh penggunaan buku cerita bergambar terhadap kemampuan berbicara anak. Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 9(3), 267–275.

Redhana, I. W. (2019). Mengembangkan keterampilan abad ke-21 dalam pembelajaran kimia. Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia, 13(1), 2239–2253.

Rusydiana, U. (2024). Pengembangan buku cerita bergambar untuk meningkatkan kemampuan literasi sains peserta didik kelas IV sekolah dasar. Jurnal Didaktika Pendidikan Dasar, 8(3), 905–940. https://doi.org/10.26811/didaktika.v8i3.1692

Sugiyono. (2016). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sumintono, B., & Widhiarso, W. (2015). Aplikasi Pemodelan Rasch pada Assessment Pendidikan [The Application of Rasch Modeling in Educational Assessment]. Penerbit Trim Komunikasi.

Suparya, I. K., Suastra, I. W., & Arnyana, I. B. P. (2022). Rendahnya literasi sains: Faktor penyebab dan alternatif solusinya. Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti, 9(1), 153–166. https://doi.org/10.38048/jipcb.v9i1.580

Supriyono. (2018). Pentingnya media pembelajaran untuk meningkatkan minat belajar siswa SD. Jurnal Pendidikan Dasar, 2(1), 43–48.

Suri, M. A. O., Naitili, C. A., & Nitte, Y. M. (2025). Analisis faktor penyebab rendahnya kemampuan literasi sains peserta didik pada mata pelajaran IPAS kelas V sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 9(4), 1132–1144. https://doi.org/10.31004/basicedu.v9i4.10392

Susilowati, A. R., Setyadi, A. B., & Haenilah, E. Y. (2022). Pengembangan buku cerita bergambar berbasis masalah untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 6(2), 3174–3185. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i2.2562

Thiagarajan, S., Semmel, D. S., & Semmel, M. I. (1974). Instructional development for training teachers of exceptional children: A sourcebook. Indiana University.

Trimansyah, B. (2020). Panduan penulisan buku cerita anak. Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Tristanti, Z. A., & Hikmat, A. (2021). Pengembangan media buku cerita bergambar terhadap minat membaca siswa pada mata pelajaran bahasa Indonesia. Jurnal Basicedu, 5(6), 6017–6024. https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i6.1829

Turiman, P., Omar, J., Daud, A. M., & Osman, K. (2012). Fostering the 21st century skills through scientific literacy and science process skills. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 59, 110–116. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2012.09.253

Wicaksono, M. F., Agustiani, D. H., Artika, E. E., & Adellia, Y. (2020). Menelaah budaya literasi tokoh-tokoh bersejarah di Indonesia. Tibanndaru: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi, 4(2), 70-86.

Yartono, R., Habiburrahman, L., & Hamdani, M. (2026). Pengaruh media pembelajaran buku cerita bergambar terhadap minat belajar siswa kelas III SDN 1 Bayan tahun ajaran 2024/2025. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 12(4), 101–108.

Yusmar, F., & Fadilah, R. E. (2023). Analisis rendahnya literasi sains peserta didik Indonesia: Hasil PISA dan faktor penyebab. LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA, 13(1), 11–19. https://doi.org/10.24929/lensa.v13i1.283

Downloads

Published

2026-11-02

How to Cite

Gustiyani, N. B., & Hardianto, D. (2026). Pengembangan Media Buku Cerita Bergambar Guna Meningkatkan Literasi Sains dan Minat Belajar Siswa SD Muhammadiyah Mataran. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 6(4), 3388–3403. https://doi.org/10.53299/jppi.v6i4.5579