Pengembangan Toleransi terhadap Keberagaman dan Interaksi Sosial Teman Sebaya melalui Konseling Kelompok Multikultural: Penelitian Tindakan

Authors

  • Olivia S. Abbas Universitas Tadulako
  • Bau Ratu Universitas Tadulako
  • Azam Arifyadi Universitas Tadulako
  • Muh. Yusran Diniy Universitas Tadulako

DOI:

https://doi.org/10.53299/jppi.v6i4.5667

Keywords:

interaksi sosial teman sebaya, konseling kelompok multikultural, keberagaman budaya; penelitian tindakan, toleransi terhadap keberagaman

Abstract

Toleransi terhadap keberagaman dan interaksi sosial teman sebaya merupakan kapasitas sosial penting bagi remaja dalam lingkungan sekolah yang majemuk. Penelitian ini bertujuan mengkaji perkembangan kedua kapasitas tersebut melalui penerapan konseling kelompok multikultural. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dalam kerangka penelitian tindakan dua siklus dengan melibatkan 12 siswa kelas VII yang dipilih secara purposif. Siklus I terdiri atas tiga pertemuan dan Siklus II terdiri atas dua pertemuan, dengan kegiatan diskusi, berbagi pengalaman, refleksi, dan role playing. Data dikumpulkan melalui dua angket skala Likert, observasi, catatan lapangan, refleksi, dan dokumentasi. Analisis deskriptif dilengkapi dengan uji Friedman dan Wilcoxon berpasangan menggunakan koreksi Holm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa toleransi meningkat dari 55,97% pada pra-tindakan menjadi 71,94% pada Siklus I dan 90,69% pada Siklus II. Interaksi sosial meningkat dari 54,31% menjadi 77,22% dan 91,39%. Uji Friedman menunjukkan perbedaan skor yang signifikan antartahap pada kedua variabel, dengan nilai p kurang dari 0,001. Seluruh perbandingan Wilcoxon juga signifikan setelah koreksi Holm. Pada akhir Siklus II, sebanyak 83,33% peserta berada pada kategori tinggi untuk kedua variabel dan tidak terdapat peserta pada kategori rendah. Hasil observasi proses meningkat dari 68,58% pada kategori baik menjadi 89,41% pada kategori sangat baik. Temuan menunjukkan bahwa konseling kelompok multikultural yang dilaksanakan secara reflektif dapat mendukung perkembangan toleransi terhadap keberagaman dan interaksi sosial teman sebaya. Karena penelitian tidak menggunakan kelompok pembanding, hasil dipahami sebagai bukti perkembangan dalam konteks penelitian tindakan, bukan sebagai estimasi efek kausal.

References

Afdhal, Rahmi, S., Siregar, I. K., Putri, S. R., Tuasikal, J. M. S., Awlawi, A. H., Hardianti, S., Rahayu, A. H., Yutapratama, N., Zamroni, E., Lakadjo, M. A., & Zamroni, E. (2025). Bimbingan dan Konseling. Yayasan Tri Edukasi Ilmiah.

Asosiasi Bimbingan dan Konseling Indonesia. (2018). Kode etik bimbingan dan konseling Indonesia [Indonesian guidance and counseling code of ethics]. Asosiasi Bimbingan dan Konseling Indonesia.

Dewi, R., Harmi, H., & Fadila, F. (2024). Pelaksanaan konseling lintas budaya dalam mengatasi masalah multikultural siswa di sekolah: Studi eksperimen di SMK Negeri 5 Kepahiang. Jurnal Literasiologi, 11(1). https://doi.org/10.47783/literasiologi.v11i1.656

Elliott, J. (2007). Assessing the quality of action research. Research Papers in Education, 22(2), 229–246. https://doi.org/10.1080/02671520701296205

Guasp-Coll, M., Navarro-Mateu, D., Lacomba-Trejo, L., Giménez-Espert, M. del C., & Prado-Gascó, V. J. (2022). Emotional skills in adolescents’ attitudes towards diversity: Regression models vs qualitative comparative analysis models. Current Psychology, 41(12), 8718–8731. https://doi.org/10.1007/s12144-020-01319-6

Holm, S. (1979). A simple sequentially rejective multiple test procedure. Scandinavian Journal of Statistics, 6(2), 65–70. http://www.jstor.org/stable/4615733

Izzah, N., Ratu, B., Puswiartika, D., & Arifyadi, A. (2026). Local wisdom-based counseling: The implementation of Sintuwu Maroso values in guidance and counseling services in secondary schools of Poso Regency. AJIS: Academic Journal of Islamic Studies, 11(1), 15–42. https://doi.org/10.29240/ajis.v11i1.16921

Kemmis, S., McTaggart, R., & Nixon, R. (2014). The action research planner. Springer Singapore. https://doi.org/10.1007/978-981-4560-67-2

Kim, H.-Y. (2014). Statistical notes for clinical researchers: Nonparametric statistical methods: 2. Nonparametric methods for comparing three or more groups and repeated measures. Restorative Dentistry & Endodontics, 39(4), 329–332. https://doi.org/10.5395/rde.2014.39.4.329

Lemmer, G., & Wagner, U. (2015). Can we really reduce ethnic prejudice outside the lab? A meta-analysis of direct and indirect contact interventions. European Journal of Social Psychology, 45(2), 152–168. https://doi.org/10.1002/ejsp.2079

Liebkind, K., Mäkinen, V., Jasinskaja‐Lahti, I., Renvik, T. A., & Solheim, E. F. (2019). Improving outgroup attitudes in schools: First steps toward a teacher‐led vicarious contact intervention. Scandinavian Journal of Psychology, 60(1), 77–86. https://doi.org/10.1111/sjop.12505

Mäkinen, V., Liebkind, K., Jasinskaja-Lahti, I., & Renvik, T. A. (2019). A teacher-led vicarious contact intervention in culturally mixed classrooms with in- and outgroup role models of intergroup friendship. Journal of School Psychology, 75, 27–40. https://doi.org/10.1016/j.jsp.2019.07.002

Molloy Elreda, L., Kibler, A. K., Johnson, H. E., & Williams, J. L. (2022). Academic development and disparities in linguistically diverse middle school classrooms: The role of social network equality and linguistic integration. Social Development, 31(1), 69–92. https://doi.org/10.1111/sode.12555

Paluck, E. L. (2011). Peer pressure against prejudice: A high school field experiment examining social network change. Journal of Experimental Social Psychology, 47(2), 350–358. https://doi.org/10.1016/j.jesp.2010.11.017

Paluck, E. L., Green, S. A., & Green, D. P. (2019). The contact hypothesis re-evaluated. Behavioural Public Policy, 3(02), 129–158. https://doi.org/10.1017/bpp.2018.25

Paluck, E. L., Shepherd, H., & Aronow, P. M. (2016). Changing climates of conflict: A social network experiment in 56 schools. Proceedings of the National Academy of Sciences, 113(3), 566–571. https://doi.org/10.1073/pnas.1514483113

Praseptia, C., Ratu, B., Puswiartika, D., & Hasan, H. (2026). Implementasi konseling kelompok dalam meminimalisasi konflik sosial antar siswa di SMP Negeri 4 Palu. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 6(3), 2835–2852. https://doi.org/10.53299/jppi.v6i3.4396

Punamäki, R.-L., Soye, E., Kankaanpää, R., Mohammadi, L., Vänskä, M., Aalto, S., Watters, C., Derluyn, I., Verelst, A., & Peltonen, K. (2025). Psychosocial school-based intervention among adolescents with migrant and native backgrounds: Effectiveness and experiences. Applied Developmental Science, 1–21. https://doi.org/10.1080/10888691.2025.2596583

Radhiyallah, R., Ratu, B., Nurwahyuni, Arifyadi, A., Misnah, & Lakadjo, M. A. (2026). Interpersonal conflict resolution among students in multicultural schools: An interpretive study grounded in the local value of Songu Lara Mombangu. EMPATI: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 13(1), 11–31. https://doi.org/10.26877/empati.v13i1.393

Rahim, M., Puluhulawa, M., Pautina, M. R., & Lakadjo, M. A. (2025). Bimbingan Dan Konseling Klasikal Dan Kelompok. PT. Star Digital Publishing, Yogyakarta-Indonesia.

Ratu, B., Misnah, Wantu, T., Suhendri, & Lakadjo, M. A. (2026). Developing a contextually grounded multicultural guidance and counseling framework for Indonesian schools: A design-based research study. Veredas do Direito, 23(12), e237677. https://doi.org/10.18623/rvd.v23.7677

Ratu, B., Puswiartika, D., Nurwahyuni, N., Arifyadi, A., Fitriani, D., Hasan, H., & Lakadjo, M. A. (2025). From reflection to action: Empowering students’ multicultural self-efficacy through Youth Participatory Action Research (YPAR) group counseling. Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran, dan Pembelajaran, 11(4), 1562–1573. https://doi.org/10.33394/jk.v11i4.17638

Reimer, N. K., Love, A., Wölfer, R., & Hewstone, M. (2021). Building social cohesion through intergroup contact: Evaluation of a large-scale intervention to improve intergroup relations among adolescents. Journal of Youth and Adolescence, 50(6), 1049–1067. https://doi.org/10.1007/s10964-021-01400-8

Sirumpa, Y. L., Ratu, B., Nurwahyuni, N., Fitriani, D., Arifyadi, A., Puswiartika, D., & Lakadjo, M. A. (2026). Integrasi nilai Padungku dalam konseling Analisis Transaksional untuk meningkatkan keterampilan interaksi sosial siswa. GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling, 16(1), 65–78. https://doi.org/10.24127/gdn.v16i1.15559

Supriyanto, A., & Wahyudi, A. (2017). Skala karakter toleransi: konsep dan operasional aspek kedamaian, menghargai perbedaan dan kesadaran individu. Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 7(2), 61–70. https://doi.org/10.25273/counsellia.v7i2.1710

Susanti, D., Siregar, I. K., Lakadjo, M. A., Pautina, M. R., Kusaini, U. N., Andrianie, S., Sopian, A. A., Arifah, S., Krismona, E. B., Wulandari, A., Edmawati, M. D., Handayani, A. S., & Fikriyah, A. A. (2026). Asesmen Bimbingan dan Konseling. Azzia Karya Bersama.

Tavakol, M., & Dennick, R. (2011). Making sense of Cronbach’s alpha. International Journal of Medical Education, 2, 53–55. https://doi.org/10.5116/ijme.4dfb.8dfd

Telaumbanua, A., PS, C., HL, C., Harefa, N. A. J., Pd, M., Zebua, Y., Telaumbanua, A., Mendrofa, N. K., Lombu, C. S., & Th, S. (2025). Perkembangan Peserta Didik. Azzia Karya Bersama.

Waman, Y., & Dewi, D. A. (2021). Penanaman nilai toleransi dan keberagaman suku bangsa siswa sekolah dasar melalui pendidikan kewarganegaraan. Edukasi Tematik: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar, 2(1), 60–70. https://doi.org/10.59632/edukasitematik.v2i1.83

Wantu, T., Rahim, M., Lakadjo, M. A., & Laliyo, L. A. R. (2026). Development of a cognitive-behavioral theory–based group counseling guide to enhance middle school students’ understanding of bullying in Gorontalo. International Journal of Education and Practice, 14(1), 129–140. https://doi.org/10.18488/61.v14i1.4672

Zak, M., Kalchos, L. F., & Kassan, A. (2025). Multicultural responsiveness with newcomer youth: A counsellors’ perspective. Youth, 5(4), 102. https://doi.org/10.3390/youth5040102

Downloads

Published

2026-11-02

How to Cite

Abbas, O. S., Ratu, B., Arifyadi, A., & Diniy, M. Y. (2026). Pengembangan Toleransi terhadap Keberagaman dan Interaksi Sosial Teman Sebaya melalui Konseling Kelompok Multikultural: Penelitian Tindakan. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 6(4), 3404–3421. https://doi.org/10.53299/jppi.v6i4.5667